Kebakaran di Bengkulu Selatan

Polisi Dalami Peyebab Kebakaran di Bengkulu Selatan Ludeskan 4 Pintu Ruko Gedung BUMDes

Polisi masih dalami penyebab kebakaran di Bengkulu Selatan meludeskan 4 pintu ruko gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Keban Agung II, Kedurang.

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Ruko gedung BUMDes Keban Agung II ludes terbakar. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran di Bengkulu Selatan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Polisi masih dalami penyebab kebakaran di Bengkulu Selatan yang meludeskan 4 pintu ruko gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Keban Agung II, Kecamatan Kedurang.

Tim Identifikasi Polres Bengkulu Selatan pun sudah mengambil sampel di lokasi kebakaran di Bengkulu Selatan. Berupa barang-barang terbakar yang berada di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Iptu Fajri A. Chaniago menjelaskan saat ini polisi belum bisa menyimpulkan sumber api peristiwa kebakaran di Bengkulu Selatan.

Sekarang masih dilakukan pendalaman oleh anggota yang berada dilapangan.

"Belum tahu pasti, kalau mau tahu pasti harus datangkan ahlinya. Kalau kita tidak ada alatnya, yang ada di polda," jelas Fajri kepada TribunBengkulu.com, Senin(8/8/2022).

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran di Bengkulu Selatan, 4 Pintu Ruko BUMDes Keban Agung II Ludes

Saat ini, anggota di lapangan masih menggali informasi dari saksi-saksi di lapangan.

Namun, dugaan ada dua penyebab korsleting arus pendek aliran listrik dan somel kayu di samping kantor BUMDes.

Kejadian kebakaran tersebut diketahui setelah api sudah berkobar besar, sekira pukul 03.07 WIB, Senin (8/8/2022) dini hari.

Sementara api bisa dipadamkan sekitar tiga jam kemudian dengan dibantu 3 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Bengkulu Selatan.

Kronologi kejadian, kebakaran pertama kali diketahui warga setempat yang tinggalnya tak jauh dari gedung BUMDes bernama Sideni (50).

Sideni yang saat itu sedang berada di teras rumah melihat kobaran api sudah besar menjalar ke atap gedung.

Kemudian, Sideni lalu melaporkan kejadian kepada perangkat desa serta kepala desa.

Selanjutnya, masyarakat di sekitar lokasi kejadian berduyun-duyun mengambil peralatan seadanya untuk memadamkan api.

Akibat hangusnya 4 ruko gedung Bumdes tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 500.000.000.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Menko Polhukam Mahfud MD Sebut Ada Mabes di Dalam Mabes

Baca juga: Timnas U-16 Indonesia Juarai Grup A dan Melaju ke Semifinal, Bima Sakti: Pemain Jangan Cepat Puas

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved