Praperadilan Ditolak, Kades Baru Dilantik Tetap Tersangka Korupsi Replanting Sawit Bengkulu Utara

Hakim tunggal di PN Bengkulu, Dwi Purwanti menolak permohonan praperadilan 4 tersangka korupsi replanting sawit Bengkulu Utara, Senin (8/8/2022).

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu menolak permohonan praperadilan 4 tersangka korupsi replanting sawit Bengkulu Utara, Senin (8/8/2022). Di antara 4 tersangka ini ada kades baru dilantik. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Hakim tunggal di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Dwi Purwanti menolak permohonan praperadilan 4 tersangka korupsi replanting sawit Bengkulu Utara, Senin (8/8/2022).

Dalam putusan sidang praperadilan, hakim menilai penetapan status tersangka korupsi replanting sawit Bengkulu Utara oleh penyidik Kejati Bengkulu sudah memenuhi 2 alat bukti, yaitu keterangan saksi dan keterangan ahli.

"Menyatakan penyidikan dan penetapan keempat tersangka sah menurut hukum," putus Dwi dalam persidangan praperadilan, Senin (8/8/2022).

Keempay tersangka ini adalah adalah Arlan Sidi yang merupakan Ketua Kelompok Tani Ridang Jaya, Eli Darwanto selaku Sekretaris Kelompok Tani Rindang Jaya, Suhastono yang merupakan Bendahara Kelompok Tani Rindang Jaya, dan Priyanto, anggota yang merupakan Kepala Desa (Kades) Tanjung Muara yang baru dilantik.

Priyanto sendiri baru dilantik sebagai Kades Tanjung Muara, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu pada Rabu (3/8/2022) lalu.

Pelantikan harus dilakukan secara virtual dari dalam tahanan Polda Bengkulu, karena yang bersangkutan kini jadi tahanan Kejati Bengkulu.

Dengan penolakan gugatan praperadilan ini, Priyanto dan 3 orang lain tetap berstatus sebagai tersangka.

Penasehat hukum 4 tersangka, Made Sukiade mengatakan dirinya menghormati keputusan hakim.

Namun, dalam kasus tindak pidana korupsi, dua 2 alat bukti, yaitu keterangan saksi dan keterangan ahli dinilai tidak cukup untuk menetapkan status tersangka.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved