Praperadilan Ditolak, Kades Baru Dilantik Tetap Tersangka Korupsi Replanting Sawit Bengkulu Utara

Hakim tunggal di PN Bengkulu, Dwi Purwanti menolak permohonan praperadilan 4 tersangka korupsi replanting sawit Bengkulu Utara, Senin (8/8/2022).

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu menolak permohonan praperadilan 4 tersangka korupsi replanting sawit Bengkulu Utara, Senin (8/8/2022). Di antara 4 tersangka ini ada kades baru dilantik. 

Tahun 2019, ada 18 kelompok tani yang mendapatkan bantuan replanting sawit ini, dengan anggaran dana Rp 61,9 miliar.

Tahun 2020, kembali ada 10 kelompok tani yang mendapatkan bantuan replanting sawit, dengan anggaran dana Rp 78,5 miliar, sehingga secara total ada Rp 139,5 miliar.

Tahun 2020, Kejati menemukan adanya perbuatan melawan hukum, dengan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh penerima bantuan.

Modusnya adalah memanipulasi identitas, dengan menggunakan KTP milik orang lain.

Untuk diketahui, penerima bantuan replanting sawit ini merupakan per Kartu Keluarga (KK) dan per hektar, yakni Rp 30 juta. Penerima dibatasi mendapatkan bantuan maksimal 4 hektar.

Para tersangka ini kemudian memalsukan data, dengan menggunakan data KTP orang lain.

Baca juga: Bharada E Akhirnya Bantah Ada Baku Tembak, Proyektil di Dinding Rumah Irjen Sambo Diduga Rekayasa

Baca juga: Gubernur Rohidin Ikut Berjalan Kaki pada Ritual Arak Gedang Tabut Tebuang di Bengkulu

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved