Kakek Laporkan Cucu

Sertifikat Kebun Digelapkan, Kakek di Bengkulu Laporkan Sang Cucu ke Polisi

Seorang kakek 87 tahun di Bengkulu Utara, Jamaludin melaporkan cucunya, D, ke Polda Bengkulu.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seorang kakek 87 tahun di Bengkulu Utara, Jamaludin melaporkan cucunya, D, ke Polda Bengkulu.

Terlapor D sang cucu disebutkan telah menggelapkan sertifikat kebun milik sang kakek Jamaludin seluas 2 hektar, yang terletak di Kelurahan Gunung Selan, Kecamatan Arga Makmur, Bengkulu Utara, sejak tahun 2014.

Penasehat hukum kakek laporkan cucu, Eko Febrinaldo menjelaskan lahan 2 hektar tersebut awalnya digarap kliennya pada tahun 1971, dan ditanami padi, kopi, dan karet. 

Tahun 2008, anak Jamaludin, Dahlian meminta izin untuk mengganti tanaman kebun tersebut dengan kelapa sawit.

Kemudian, tahun 2012, Dahlian datang dan meminjam sertifikat lahan tersebut untuk jaminan di koperasi desa.

Tahun 2013, Dahlian meninggal dunia. Dan pada tahun 2014, sertifikat tersebut dikembalikan pihak koperasi desa ke anak Dahlian, terlapor D, yang juga merupakan cucu kandung Jamaludin.

"Sertifikat itu mereka (terlapor) kuasai. Dan kami sudah menempuh upaya hukum, mediasi desa, dan juga somasi sudah beberapa kali kami layangkan. Tapi mereka sampai hari ini juga tidak menggubris," kata Eko kepada TribunBengkulu.com, Senin (8/8/2022)

Atas penguasaan sertifikat lahan tersebut oleh terlapor, Jamaludin kemudian menderita kerugian Rp 500 juta.

Karena upaya lain sudah tidak ada untuk mendapatkan kembali haknya, akhirnya Jamaludin melaporkan kejadian ini ke Polda Bengkulu, dan kini ditangani Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Bengkulu.

"Dan sekarang dalam proses. Kami ingin memastikan, apa yang menjadi hak klien kami terpenuhi," ungkap Eko.

Baca juga: Praperadilan Kades dan 3 Tersangka Korupsi Replanting Sawit Ditolak, Penasehat Hukum Tepuk Jidat

Baca juga: Tim Khusus Periksa Jendral Sambo dan Saksi di Mako Brimob Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved