Piala AFF U 16

Timnas U-16 Indonesia Hadapi Myanmar di Semifinal Piala AFF U-16 2022

Laga Semifinal Piala AFF U-16 2022 antara Indonesia vs Myanmar akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Rabu (10/8/2022).

Editor: Hendrik Budiman
HO PSSI
Selebrasi Pemain Timnas U-16 Indonesia saat berhasil mencetak gol saat menghadapi Filipina, Minggu (31/7/2022). Timnas U-16 Indonesia akan menghadapi Myanmar di semifinal ajang Piala AFF U-16 2022. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Timnas U-16 Indonesia akan menghadapi Myanmar di semifinal ajang Piala AFF U-16 2022.

Laga Semifinal Piala AFF U-16 2022 antara Indonesia vs Myanmar akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Rabu (10/8/2022).

Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, mengawasi para pemainnya dalam pemusatan latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (22/9/2020).
Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, mengawasi para pemainnya dalam pemusatan latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (22/9/2020). (Pssi.org)

Tim asuhan Bima Sakti lolos ke Semifinal setelah menguburkan harapan dua tim di grup ini, Filipina dihajar 2-0 dan Singapura dihancurkan dengan 9-0.

Bima Sakti: Pemain Jangan Cepat Puas

Tampil memukau sepanjang gelaran itu, Bima menjelaskan timnya harus tetap fokus menatap dua pertandingan sisa, semifinal dan final.

Dia juga tak ingin para pemain terlalu terbawa dengan euforia kemenangan.

"Saya pikir ini pembelajaran untuk pemain. Kami sebagai tim pelatih dan ofisial memposisikan diri kami sebagai orang tua, kakak, atau teman bagi mereka. Bukan hanya ilmu bola saja, tapi di luar lapangan itu sangat penting agar mereka bisa belajar," jelas Bima.

Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti saat melakukan latihan para pemain U-16 di  Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta
Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti saat melakukan latihan para pemain U-16 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta (HO PSSI)

Selain itu, Bima juga mengajarkan mengenai peraturuan-peraturan yang berlaku di timnya.

"Kami juga edukasi ke pemain untuk jangan cepat puas, jangan sombong,” imbuhnya.

Hal-hal seperti itu juga ternyata terbawa dan terpatri di salah satu pemain di tim Bima sebelumnya.

Kemudian, melihat mental dan emosi anak-anak ini yang masih labil, serta kadang suka mengingat orang tua mereka.

"Maka saya dan tim pelatih serta ofisial sepakat untuk menaruh foto-foto orang tua para pemain di ruang ganti pemain. Agar mereka bisa terus mengingat kedua orang yang telah melahirkan dan membesarkan mereka selama ini, serta berdoa untuk kedua orang tuanya,” tutup Bima

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved