Suami Bunuh Istri di kepahiang

Update Kasus Suami Bunuh Istri di Kepahiang, Hari Ini Hakim Agendakan Pemeriksaan Terdakwa

Sidang kasus suami bunuh istri di Desa Lubuk Penyamun, Kabupaten Kepahiang, hari ini Selasa (9/8/2022) diagendakan pemeriksaan terhadap Eko Supardi.

Panji/TribunBengkulu.com
Eko Supardi (35), terdakwa kasus suami bunuh istri di Desa Lubuk Penyamun, Kabupaten Kepahiang saat mengikuti sidang secara virtual di Pengadilan Negeri Kepahiang sebelumnya. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Sidang kasus suami bunuh istri di Desa Lubuk Penyamun, Kabupaten Kepahiang, hari ini Selasa (9/8/2022) diagendakan pemeriksaan terhadap Eko Supardi (35).

Eko sendiri merupakan terdakwa dalam kasus suami bunuh istri dengan korban Rita Sriyanti (32) beberapa waktu lalu di rumah korban di Desa Lubuk Penyamun, Kepahiang. 

Setelah sebelumnya, sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Kepahiang sejak 28 Juni lalu, akhirnya hari ini, majelis hakim akan mendengarkan keterangan dari terdakwa kasus suami bunuh istri. 

Dalam persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang, telah memeriksa 5 orang saksi dalam persidangan ini. 

"Kalau jadwalnya tanggal 10.00 WIB pagi di ruang Cakra Pengadilan Negeri Kepahiang, agenda pemeriksaan terdakwa kalau rencanannya," ungkap Kasi Pidum Kejari Kepahiang, Abdul Kahar saat dihubungi oleh TribunBengkulu.com, Selasa (9/8/2022). 

Baca juga: Update Kasus Aborsi di Kepahiang, Hari Ini Selasa 9 Agustus 2022 JPU Hadirkan Saksi Ahli

Diberitakan TribunBengkulu.com sebelumnya, Eko Supardi Mengikuti persidangan secara online di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Kepahiang, dengan layar televisi yang memperlihatkan terdakwa. 

Terdakwa tampak sehat, dengan rompi orange dan potongan rambut gundul menggunakan masker. 

Dimulai dengan hakim mengetokkan palu sidang, sidang yang terbuka untuk umum, hakim membacakan identitas terdakwa. 

"Dalam persidangan kali ini kamu maju sendiri atau didampingi penasehat hukum, atau kamu memiliki penasehat hukum sendiri," kata Ketua Mejelis Hakim. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved