Ditinggal Istri, Ayah Perkosa Anak Kandung di Rejang Lebong Bengkulu Berkali-kali Selama 3 Tahun

Seorang ayah di Rejang Lebong Provinsi Bengkulu tega lecehkan dan perkosa anak kandungnya sendiri.

Panji/TribunBengkulu.com
Ayah perkosa anak kandung di Rejang Lebong Bengkulu inisial MR alias R (43) saat dibawa ke rumah tahanan Mapolres Rejang Lebong, pada Rabu (10/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Seorang ayah di Rejang Lebong Provinsi Bengkulu tega lecehkan dan perkosa anak kandungnya sendiri.

Tidak hanya sekali, namun pelaku kasus ayah perkosa anak kandung di Rejang Lebong Bengkulu ini melakukannya berkali-kali selama 3 tahun. Sejak usia korban masih 6 tahun dan sekarang sudah 9 tahun.

Alasan MR alias R (43), pelaku kasus ayah perkosa anak kandung di Rejang Lebong tega melakukan perbuatan asusila terhadap putrinya sendiri karena sejak ditinggal kabur dan cerai dengan sang istri, ia tidak memiliki tempat untuk melampiaskan nafsu bejatnya itu.

"Hanya untuk melampiaskan nafsu saja. Saya cabuli anak saya kapan saja, saat dia pulang sekolah kadang saya lakukan," ujar MR dalam konferensi pers di Polres Rejang Lebong, pada Rabu (10/8/2022) 

Perbuatan MR juga dilatarbelakangi lantaran ia dan istrinya sudah berpisah. Istri pelaku melarikan diri sejak 2017 lalu. Ia bercerai karena persoalan ekonomi. 

"Tidak ada uang lagi untuk menikah, kalau jajan juga tidak ada duit," ungkapnya. 

Kronologi Penangkapan

Pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap korban terakhir kali dilakukan di rumahnya pada Selasa (9/8/2022) dinihari.

Sejak usia korban yang masih 6 tahun itu pelaku sudah menyetubuhi korban berulang kali hingga saat ini korban berusia 9 tahun dan duduk di bangku kelas 4 SD.

Teganya lagi sebelum melakukan persetubuhan, sang ayah juga mengambil foto alat vital korban yang lalu disimpannya dalam galeri handphone. 

Kejadian ini terungkap, saat korban menceritakan apa yang dialami korban kepada temannya. Lalu teman korban ini pun menceritakan kepada orangtuanya. 

Alhasil orangtua teman korban yang kaget mendengar cerita sang anak langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Bermani Ulu, guna ditindaklanjuti. 

"Usai kami menerima laporan, pelaku langsung kami amankan di rumahnya. Sembari menunggu hasil visum, dan dari hasil visum ditemukan di bagian alat kemaluan korban ada bekas robek, dan pelaku kita tetapkan sebagai tersangka," ungkap Kapolsek Bermani Ulu, Ipda Ibnu Sina Alfarobi. 

Selain pelaku polisi menyita alat bukti berupa, 1 pakaian anak-anak, 1 unit selimut warna kuning dan 1 unit handphone milik pelaku. 

Atas perbuatannya, Pasal 76 D Jo Pasal 81 Ayat (3) UU no 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Siswi Penyandang Disabilitas Dicabuli Sopir Angkot di Lebong

Baca juga: BREAKING NEWS: Influencer Gaming asal Bengkulu Peras TKW di Hongkong, Modusnya Ini

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved