Sopir di Lebong Lecehkan Siswi Disabilitas Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 15 Tahun Penjara

Penyidikan kasus pencabulan terhadap siswi penyandang disabilitas di Lebong masih terus digeber penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Lebong. 

Ho/TribunBengkulu.com
Kasat Reskrim Polres Lebong Iptu Alexander. Kasat menerangkan perkembangan penyelidikan kasus pencabulan terhdap korban siswi disabilitas. Terlapor akhirnya ditetapkan tersangka. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Penyidikan kasus pencabulan terhadap siswi penyandang disabilitas di Lebong masih terus digeber penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Lebong

Terbaru, polisi telah menetapkan AH (27) warga Kecamatan Bingin Kuning ini sebagai tersangka kasus pencabulan dengan korban disabilitas dan masih di bawah umur . 

"Saat ini proses sudah sidik, tersangka (kasus pencabulan, red) sudah dilakukan penahanan di rumah tahanan Polres Lebong," ungkap Kasat Reskrim Polres Lebong, Iptu Alexander saat dihubungi oleh TribunBengkulu.com, Kamis (11/8/2022) pagi. 

Dari perbuatan tersangka ini, polisi menyangkakan pasal 81 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan terancam 15 tahun penjara. 

Selain itu polisi juga meminta keterangan dari tersangka terkait modus yang dilakukan tersangka ini terhadap korban. 

"Baru sekali perbuatan tersebut dilakukan oleh tersangka kepada korban," jelasnya. 


Kronologi Kejadian

Kronologi kejadian berawal saat korban naik angkutan umum tersangka. Meski sudah beristri tersangka rupanya memacari korban lantaran korban kerap menumpang angkutan umum tersangka. 

Pada 8 Agustus 2022 kemarin, korban seperti biasa menunggu jemputan saat pulang dari sekolah. 

Tak menaruh curiga terhadap tersangka, korban di ajak ke area persawahan di Kecamatan Lebong Sakti, sekitar pukul 13.00 WIB. 

Di sana, tersangka mendekati korban dengan terbawa nafsu pelaku mulai meraba bagian sensitif korban. 

Usai melakukan perbuatan tersebut, korban diantar pulang oleh pelaku. Namun korban yang sudah dilecehkan oleh pelaku ini menceritakan kejadian tersebut kepada orangtuanya. 

Tak terima orangtua korban pun memilih membawa permasalahan ini ke polisi. "Orangtua korban melapor lalu kami tindaklanjuti dan mengamankan tersangka," jelasnya. 

Polisi juga mengamankan satu unit mobil pikap yang sudah dimodifikasi warna hitam yang diduga digunakan tersangka saat kejadian.

Baca juga: BREAKING NEWS: Siswi Penyandang Disabilitas Dicabuli Sopir Angkot di Lebong

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved