BREAKING NEWS: Tahanan Rutan Kelas IIB Bengkulu Kasus Pemalsuan Dokumen Ditemukan Tewas di Sel

Seorang warga binaan pemasyarakatan rumah tahanan (Rutan) kelas IIB Bengkulu ditemukan meninggal dunia di sel tahanan pada Sabtu (13/8/2022) pagi. 

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Tahanan di Rutan Kelas IIB Bengkulu atas nama Hudiono ditemukan tewas di sel. Tampak Suasana kamar jenazah di RS Bhayangkara saat dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah Hudiono, terdakwa pemalsuan dokumen pengerjaan tower sutet Pulau Baai Sabtu (13/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya


TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Seorang warga binaan pemasyarakatan rumah tahanan (Rutan) kelas IIB Bengkulu ditemukan meninggal dunia di sel tahanan pada Sabtu (13/8/2022) pagi. 


Diketahui, warga binaan tersebut merupakan terdakwa Hudiono Liyanto yang terjerat perkara pemalsuan dokumen proyek pengerjaan SUTET PLTU Pulau Baai Bengkulu. 


Kabar meninggalnya terdakwa Hudiono ini disampaikan oleh Kepala Rutan kelas IIB Bengkulu, Fahrizal Anthony. 


"Iya memang benar ada yang meninggal dunia, terdakwa ini baru tiga hari di dalam rutan," ujar Fahrizal kepada TribunBengkulu.com, Sabtu (13/8/2022). 


Namun untuk penyebab meninggal dunia terdakwa Hudiono saat ini masih menunggu informasi yang pasti dari pihak rumah sakit Bhayangkara.


"Memang warga binaan ini ada riwayat sakit, lagipula sudah cukup berumur juga, kelahiran 1949," kata Fahrizal. 


Sebelumnya, Penasehat Hukum Hudiono, Astono Gultom mengatakan penahanan oleh pihak kejaksaan sebenarnya tak diperlukan.


Hudiono disebutkan sudah berusia lanjut, dan baru saja selesai menjalani operasi cangkok ginjal.


"Dari segi kemanusiaan, dari segi kesehatan, dari segi hukum, menurut hemat kami tak perlu dilakukan penahanan," kata Gultom beberapa waktu lalu. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved