Diduga langgar Etik Penanganan Kasus Brigadir J, 4 Perwira Menengah Polda Metro Jaya Ditahan

Kasus pembunuhan Brigadir J ikut menyeret empat perwira menengah (Pamen) Polda Metro Jaya. Keempat perwira Polri ini sudah ditahan di tempat khusus

Editor: M Arif Hidayat
Tangkap Layar Kompas Tv
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan ada empat perwira menengah di Polda Metro Jaya yang ditahan Mabes Polri terkait dugaan pelanggaran kode etik penanganan kasus pembunuhan Brigadir J. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J ikut menyeret empat perwira menengah (Pamen) Polda Metro Jaya.

Keempat perwira Polri ini sudah ditahan di tempat khusus (Patsus) di Provos Mabes Polri.

Penahanan empat perwira ini karena diduga melanggar etik dalam penanganan dugaan kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Keempat perwira ini ditahan berdasarkan gelar perkara yang telah dilakukan tim khusus (timsus).

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, mereka diduga telah melanggar kode etik dalam penanganan kasus tersebut.

"Betul, hasil riksa dan gelar kemarin malam ditetapkan 4 pamen PMJ yaitu 3 AKBP dan 1 Kompol menjalankan Patsus di Biro Provost Mabes Polri," ujar Dedi saat dikonfirmasi, Sabtu (13/8/2022).


Dengan penahanan keempat perwira Polri ini, sambung Dedi, jumlah anggota Polri yang dilakukan penahanan karena dugaan pelanggaran kode etik dalam penanganan kasus Brigadir J kembali bertambah.

Total, ada 16 orang yang telah ditahan di tempat khusus di Mako Brimob Polri ataupun Provos Mabes Polri.

"Jumlah sampai dengan hari ini 16 orang telah ditempatkan di tempat khusus atau patsus yaitu 6 orang di Mako dan 10 orang di Provos," tukas dia.


Tribunnews mendapatkan daftar nama keempat perwira menengah yang ditahan di patsus Biro Provost Mabes Polri.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved