Terdakwa Hudiono Tahanan Tewas di Sel Rutan Kelas IIB Bengkulu Miliki Riwayat Sakit Komplikasi

Terdakwa Hudiono yang meninggal dunia saat berada di Rutan Kelas IIB Bengkulu ternyata memiliki Riwayat sakit komplikasi di umurnya yang ke 73 tahun

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Karutan kelas IIB Bengkulu, Farizal Antony saat memberikan penjelasan terkait meninggalnya terdakwa Hudiono di Rutan, Sabtu (13/8/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Terdakwa Hudiono yang meninggal dunia saat berada di Rutan Kelas IIB Bengkulu ternyata memiliki Riwayat sakit komplikasi di umurnya yang ke 73 tahun itu.

Saat dititipkan oleh pihak pengadilan negeri Bengkulu pada Kamis (11/8/2022) lalu, Hudiono sudah dalam keadaan kurang sehat.

"Memang ada rekam medis bahwa terdakwa ini memiliki riwayat penyakit, dan setelah kita lakukan pengecekan kesehatan juga di Rutan memang Hudiono ini tidak terlalu sehat," ungkap Karutan kelas IIB Bengkulu, Farizal Antony kepada TribunBengkulu.com, Sabtu (13/8/2022).

Dari rekam medis yang diterima pihak Rutan, terdakwa Hudiono diketahui menderita  penyakit jantung dan gagal ginjal.

"Karena terdakwa ini dalam keadaan kurang sehat, kita melakukan monitoring selama 24 jam oleh medis yang tergabung dalam empat regu," kata Farizal.

Meski sudah dilakukan monitoring, terdakwa Hudiono tidak menunjukkan tanda-tanda akan menghembuskan nafas terakhir di Rutan.

"Pada malam sebelum kejadian, dari terdakwa ini sendiri tidak ada keluhan sama sekali bahkan teman sekamarnya ini juga mengira bahwa pak Hudiono ini hanya tidur seperti biasa," kata Farizal.

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved