Anggota BPD di Bengkulu Selatan Curi Sawit Diusulkan Dipecat ke Dinas PMD

Pemerintah Desa Padang Pandang Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan mengusulkan anggota BPD yang terlibat dalam kasus pencurian sawit dipecat.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Oknum anggota BPD di Desa Padang Pandan Kecamatan Manna yang kepergok mencuri sawit bersama dua rekannya diusulkan dipecat. Kasus ini sendiri sudah diselesaikan secara adat dan ketiga pelaku didenda Rp 6 juta dari denda yang seharusnya mereka bayar sebesar Rp 32 juta. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Pemerintah Desa Padang Pandang Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan mengusulkan oknum anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) inisial Wj yang terlibat dalam kasus pencurian sawit agar diberhentikan alias dipecat.

Meskipun sudah ada perdamaian dengan pihak korban, dan kasus pencurian sawit ini tidak sampai ke polisi, namun karena dinilai sudah merusak citra pemerintah desa maka oknum anggota BPD Wj tetap diusulkan dipecat.

Usulan pemberhentian oknum anggota BPD terlibat kasus pencurian sawit berdasarkan Nomor 425/UPA.BPD/PP/VIII/2022, tentang Pemberhentian BPD.

Surat tersebut sudah diteruskan ke Camat Manna, tinggal pihak kecamatan meneruskan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bengkulu Selatan.

Pembuatan surat tersebut, terhitung sejak 5 Agustus yang lalu. Saat ini, surat tersebut masih dilakukan pengkajian dan dipelajari oleh Camat.

"Iya sudah saya terima, tetapi baru dalam dua hari atau tiga hari yang lalu. Belum lama intinya. Bukan juga saya menahan-nahan surat tersebut. Dalam waktu dekat atau pada intinya secepatnya akan saya kirimkan ke Dinas PMD," kata Camat Manna Turman kepada TribunBengkulu.com, Senin (15/8/2022).

Masalah memenuhi unsur atau tidak, terang Turman, keputusannya ada di Dinas PMD Kabupaten Bengkulu Selatan. 

Sementara Camat Manna hanya meneruskan saja soal usulan pemberhentian anggota BPD Padang Pandan insial Wj.

Diberitakan TribunBengkulu.com sebelumnya, Wj bersama dua rekannya kedapatan mencuri buah TBS milik Erik warga Desa Kota Padang Kecamatan Manna.

Sesuai dengan hasil musyawarah yang dilakukan di balai desa beberapa waktu lalu, Wj dinilai telah mencoreng dan merusak nama baik desa.

Sebanyak 47 KK di Desa Padang Pandan sepakat meminta oknum anggota BPD berhenti.

Namun, hingga kini Wj masih menjalankan tugas seperti biasa. Lantaran ia belum menerima surat pemberhentian resmi dari Dinas PMD.

Baca juga: Oknum Anggota BPD Curi TBS Sawit di Bengkulu Selatan Terancam Dipecat, Jika Ada Laporan dan Terbukti

Baca juga: Mayoritas Warga Desa Padang Pandan Desak Oknum Anggota BPD Curi TBS Sawit Diberhentikan

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved