Bengkulu Pecahkan Rekor MURI Minum Teh Mangrove Terbanyak, Kampanye Mangrove Bernilai Ekonomi

Bengkulu pecahkan rekor MURI Minum Teh Mangrove Terbanyak yang digelar hari ini Selasa (16/8/2022) di Kampung Jenggalu, Kota Bengkulu Sukses.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Pemecahan rekor MURI Minum Teh Mangrove Terbanyak, di Kampung Jenggalu Kito, Selasa (16/8/2022). Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri saat menyerahkan piagam MURI. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Bengkulu pecahkan rekor MURI Minum Teh Mangrove Terbanyak.

Pemecahan rekor MURI Minum Teh Mangrove Terbanyak hari ini Selasa (16/8/2022) yang digelar di Kampung Jenggalu Kito, Kota Bengkulu, sukses.

Pembina kelompok Kampung Jenggalu Kito, Rifi Zulhendri menerangkan pemecahan Rekor MURI Minum Teh Mangrove Terbanyak dilakukan untuk mengampanyekan jika selain menahan abrasi pantai, mangrove juga memiliki nilai ekonomi.

Yakni dapat diolah menjadi teh yang diyakini khasiatnya sebagai antioksidan.

"Ini bentuk kampanye hutan mangrove harus dilindungi. Mangrove punya peran penting untuk ekonomi," kata Rifi, usai pemecahan rekor MURI Minum Teh Mangrove Terbanyak, di Kampung Jenggalu Kito, Selasa (16/8/2022).

Direktur Lestari Alam Laut Untuk Negeri (Latun) Ari Anggora menjelaskan, diselenggarakan rekor MURI Minum Teh Mangrove Terbanyak ini sekaligus mensosialisasikan bahwa mangrove memberikan banyak manfaat untuk kehidupan.

Sajian Teh Mangrove
Pemecahan rekor MURI Minum Teh Mangrove Terbanyak di Jenggalu Kito, Bengkulu, Selasa (16/8/2022).

"Kita dikumpulkan untuk acara pemecahan rekor MURI, terpenting ini isu kawasan mangrove ynag memberikan kemanfaatan langsung untuk masyarakat," kata Ari.

Sehingga, kegiatan untuk melestarikan ekosistem mangrove ini, tidak hanya sosialisasi untuk pelestarian. Namun ini juga bisa ada nilai ekonomis nya.

" Jadi hero hero di masyarakat ini muncul. Ini menjadi fungsi kontrol untuk ekosistem mangrove. Bicara pelestarian mangrove, kita harus konsisten. Menjaga lingkungan nya dengan  cara masing-masing," beber Ari.

Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri mengapresiasi atas inovasi memanfaatkan tanaman mangrove menjadi sajian teh yang penuh khasiat.

"Ini sebagai inovasi, membuat teh dari mangrove. Agar memberdayakan ekonomi masyarakat di pesisir. Ini sebagai awal, mudah mudah bisa dikembangkan ke depannya," kata Yusuf.

Inovasi teh ini diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Sehingga bisa membantu perekonomian masyarakat sekitar Kampung Jenggalu Kito.

"Baru pertama, di beberapa tempat membagi sudah ada pemanfaatan mangrove ini. Ini sebagai rintisan, kita acungin jempol, " jelasnya.

Menurutnya, dengan adanya pembuatan teh mangrove ini bisa menjadi ciri khas dari Bengkulu. Apalagi,  dukungan dari semua pihak di Bengkulu ini luar biasa.

"Ini saling mengambil manfaat, bukan hutan dirusak. Dan hari ini rekor sajian teh mangrove terbanyak," ungkapnya.

Baca juga: Pemprov Bengkulu Tetapkan Harga TBS Sawit Rp 1.765, Belum Ada Pabrik Sawit Ikuti Harga Terbaru

Baca juga: Plat Putih Sudah Berlaku untuk Kendaraan di Bengkulu, Ini yang Dapat Pakai Duluan

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved