Fakta Baru Penusukan di Diskotik Cassablanca: Berkas Lengkap, Kasat Reskrim Dihadirkan Jadi Saksi

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu menyatakan berkas kasus penusukan di diskotik Cassablanca Kota Bengkulu sudah lengkap atau P21.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Ristianti Andriani menerangkan perkembangan pemeriksaan berkas perkara penusukan di diskotik Cassablanca dengan korban polisi, Selasa (16/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu menyatakan berkas kasus penusukan di diskotik Cassablanca Kota Bengkulu sudah lengkap atau P21.

Ada 3 tersangka yang dimasukan dalam 1 berkas dalam kasus penusukan di diskotik Cassablanca ini, yakni RK, E, dan M. Sementara, satu tersangka lain, D, masih buron dan jadi DPO.

"Dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tinggal menunggu pelimpahan tahap 2 (penyerahan barang bukti dan tersangka) dari Ditreskrimum Polda Bengkulu," kata Kasi Penkum kejati Bengkulu, Ristianti Andriani kepada TribunBengkulu.com saat ditanya perkembangan pemeriksaan berkas perkara penusukan di diskotik Cassablanca, Selasa (16/8/2022).

Kepada 3 tersangka, disangkakan pasal pasal 170 ayat 2 ke 2 junto pasal 170 ayat 2 ke 1 tentang pengeroyokan yang mengakibatkan luka berat.

"Karena pelakunya lebih dari satu orang, melakukan pengeroyokan," ujar Ristianti.

JPU sendiri dalam kasus ini akan menghadirkan 21 saksi, termasuk pemilik diskotik dan manajer.

Selain itu, JPU juga akan menghadirkan sejumlah anggota Polri untuk menjadi saksi di persidangan, termasuk Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau.

Kronologis kasus penusukan ini bermula saat pengunjung yang juga anggota Polri tersebut terlibat cekcok atau adu mulut.

Kemudian, keributan tersebut memuncak hingga akhirnya terjadi peristiwa penusukan. Akibatnya, korban mengalami dua luka tusuk di bagian perut.

Dalam pengembangan, diketahui anggota Polri tersebut dikeroyok dan ditusuk oleh 4 orang, yang sudah ditetapkan tersangka.

Diskotik Cassablanca sendiri hingga saat ini masih disegel dan dipasang garis polisi dalam waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kakek Rudapaksa Perempuan Penyandang Disabilitas di Rejang Lebong, Bengkulu

Baca juga: Plat Putih Sudah Berlaku di Bengkulu, Bagaimana Kendaraan dengan Plat yang Masih Hitam?

Baca juga: Briptu Nina Personel Polda Bengkulu yang Bertugas di Afrika Tengah Terima Penghargaan PBB

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved