Bobol Dua Rumah Warga Bengkulu Selatan, Sopir Proyek Ditangkap di Sumut, Pelaku: karena Judi

Ks (31), warga Pasar Manna terpaksa harus beurusan dengan polisi setelah bobol dua rumah di Kecamatan Masat dan Kota Manna.

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Penyidik Polres Bengkulu Selatan saat sedang memintai keterangan pelaku bobol rumah di Bengkulu Selatan yang ditangkap di Sumatera Utara (Sumut). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Ks (31), warga Pasar Manna terpaksa harus beurusan dengan polisi setelah bobol dua rumah di Kecamatan Masat dan Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan pada Juli lalu.

Pelaku bobol rumah ini diamankan saat berada di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Di mana Ks sedang bekerja sebagai sopir proyek jalan.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, Ipda Dodi Heriansyah menjelaskan sebelum diamankan pelaku bobol rumah sudah dihubungi secara baik agar menyerahkan diri.

Namun sayangnya pelaku tidak mau kooperatif bahkan pergi ke luar daerah hingga ke Sumatera Utara.

Setelah mengetahui keberadaan pelaku bobol rumah, bekerjasama dengan polsek setempat, Tim Totaici Polres Bengkulu Selatan berhasil membekuk pelaku bobol rumah di 2 TKP ini.

"Pelaku terlebih dahulu diamankan personel Polsek Dolok Merawan Polda Sumatera Utara. Kita melakukan koordinasi dan memintak pelaku untuk diamankan. Setelah mendapatkan kabar pelaku sudah diamankan, saya dan anggota langsung menjemput pelaku," jelas Dodi kepada TribunBengkulu.com, Rabu (17/8/2022).

Pelaku mengaku ke sana bukan kabur melainkan untuk bekerja sebagai sopir di sebuah perusahan ternama di Indonesia yang bekerja dibidang kontruksi.

Hasil dari pemeriksaan sementara, semua dilakukan pelaku karena kecanduan judi online dan judi sabung ayam.

Dan pelaku juga hanya mengakui dirinya hanya beraksi di dua tempat saja. Penyidik sendiri masih akan terus melakukan pendalam.

"Memang saat ini pelaku baru mengakui dua TKP. Sangat besar kemungkinan, masih ada TKP lain. Karena pelaku ini merupakan sudah termasuk komplotan. Data yang didapat, pelaku tidak beraksi sendirian lebih dari lima orang," kata kanit.

Setelah mendapatkan data lengkap rekan Ks lainnya. Anggota Tim Totaici langsung bergerak mengeksekusi atau mengamankan pelaku lainya.

Baca juga: Uang Tunai Milik Brigadir J Senilai Rp 62 Juta dan Sejumlah Barang Ikut Disita Penyidik

Baca juga: 6 Jukir di Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu Diamankan, Giliran Pengelola Koperasi Diperiksa

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved