Fasilitas Wisata Bukit Kandis Rusak Parah, Kementerian Surati Pemda Percepat Penyerahan Aset

Sejumlah fasilitas wisata yang ada di area wisata Bukit Kandis Bengkulu Tengah rusak parah.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Selain pengibaran bendera raksasa di destinasi wisata Bukit Kandis Bengkulu Tengah, juga dilakukan penanaman pohon yang dihadiri langsung anggota DPR RI Dewi Coryati, Rabu (17/8/2022). Sayangnya, fasilitas wisata Bukit Kandis saat ini tak terawat. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Sejumlah fasilitas wisata yang ada di area wisata Bukit Kandis Bengkulu Tengah rusak parah. Padahal aset tersebut belum dilakukan penyerahan oleh pihak Kementerian Lingkungan Hidup.

Pembangunan sejumlah fasilitas di wisata Bukit Kandis pada 2018 lalu, namun dalam perjalanannya tidak dilakukan perawatan dan penjagaan sehingga fasilitas tersebut rusak bahkan hilang.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Direktorat Jendral Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Laila Yunita menjelaskan, pihaknya akan menyurati Pemkab Bengkulu Tengah terkait fasilitas wisata Bukit Kandis yang rusak tersebut.

"Akan segera kita surati, karena sejak 2018 lalu hingga saat ini pihak Pemkab Bengkulu Tengah belum siap untuk dilakukan penyerahan," ungkap Laila saat berada di Bukit Kandis setelah melakukan pengibaran bendera raksasa, Rabu (17/8/2022).

Laila pun menyayangkan rusaknya fasilitas yang dibangun menggunakan APBN tersebut.

"Dari kementerian seluruh administrasi telah lama selesai, tinggal lagi menunggu dari pihak Pemkab Bengkulu Tengah, tetapi hingga fasilitas tersebut rusak belum juga ada kesiapan," kata Laila.

Setelah pihak Kementerian Lingkungan Hidup bertemu dengan warga sekitar Bukit Kandis Bengkulu, Laila mengatakan antusias dari warga sengat tinggi, sehingga seharusnya fasilitas tersebut bisa terjaga jika penyerahan cepat dilakukan.

"Warga Desa Durian Demang ini sangat antusias sekali, harapan kita Pemkab bisa segera melengkapi administrasi dan bisa kita serahkan dan Pemkab menyerahkan ke pihak Desa untuk dirawat," kata Laila.

Jika wisata Bukit Kandis Bengkulu Tengah ini telah diserahkan ke pihak desa, maka dimungkinkan perawatan dan inovasi wisata bisa berkembang.

"Jika selama ini desa tidak bisa melakukan perawatan karena belum diserahkan, maka jika sudah diserahkan, pihak desa bisa menggunakan Dana Desa atau Pendapatan Asli Desa untuk mengembangkan wisata yang memiliki potensi hebat ini," ungkapnya.

Baca juga: Bendera Merah Putih Raksasa Sepanjang 77 Meter Berkibar di Bukit Kandis Bengkulu Tengah

Baca juga: Peringati HUT Ke-77 RI, Polres dan Dispar Bengkulu Tengah Gelar Apel di Puncak Bukit Kandis

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved