Terlilit Hutang Buat Laporan Palsu

Terlilit Hutang, Ibu-ibu di Bengkulu Selatan Buat Laporan Palsu Jadi Korban Begal

Seorang ibu-ibu warga Desa Padang Mumpo Kabupaten Bengkulu Selatan ditangkap aparat kepolisian karena membuat laporan palsu menjadi korban pembegalan.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Ibu-ibu berinisial La pembuat laporan palsu yang menjadi korban pembegalan saat sedang dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, Rabu (17/8/2022) malam. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Seorang ibu-ibu warga Desa Padang Mumpo Kabupaten Bengkulu Selatan ditangkap aparat kepolisian karena membuat laporan palsu menjadi korban pembegalan.

Pelaku berinisial La (45) rela membuat laporan palsu diduga akibat terlilit hutang.

Awalnya La, membuat laporan bahwa dirinya ditodong 2 orang remaja saat ingin mengatar uang ke sebuah bengkel di daerah jalan Sebiris Kecamatan Kota Manna Bengkulu Selatan.

Baca juga: Kejari Periksa 20 Saksi Dugaan Kasus Korupsi Baznas Bengkulu Selatan, Temuan Bantuan Banyak Fiktif

Sebelum tiba dibengkel, ada 2 orang remaja menodongkan sajam jenis pisau ke anaknya.

Lalu satu pelaku menyuruh melepas periasan korban. Serta mengancam jika korban tidak menuruti kehendaknya.

Sesuai dengan laporan polisi tanggal 14 juni yang lalu, korban mengalami kerugian hingga Rp 32 juta.

Akibat kehilangan perhiasan 15 gram dan dompet berisikan uang sebesar Rp 18 juta.

Baca juga: Pabrik Kelapa Sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur Tutup, Harga TBS Sawit Tertinggi Rp 1.380 Perkilo

Namun belakangan diketahui bahwa, La hanya mengarang cerita bahwa dirinya menjadi korban pembegalan.

Hal tersebut diketahui setelah Tim Totaici Polres Bengkulu Selatan melakukan penyelidikan dan mendapatkan bukti berupa handphone yang katanya dirampas ternyata dijual di sebuah konter di daerah Kecamatan Kota Manna Bengkulu Selatan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved