Terlilit Hutang Buat Laporan Palsu

Ibu-ibu di Bengkulu Selatan Buat Laporan Palsu Jadi Korban Begal, Kembali Berulah Bohongi Penyidik

Pelaku yang berinisial La (45), kembali bohongi penyidik Polres Bengkulu Selatan, lantaran hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kembali berubah.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
La (45) Ibu-Ibu pembuat laporan polisi palsu menangis dihadapan penyidik, pada Kamis (18/8/2022) setelah jujur bahwa BAP yang dijelaskan semua palsu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Ibu-ibu warga Desa Padang Mumpo Kabupaten Bengkulu Selatan yang ditangkap aparat kepolisian karena membuat laporan palsu menjadi korban pembegalan kembali berulah.

Pelaku yang berinisial La (45), kembali bohongi penyidik Polres Bengkulu Selatan, lantaran hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kembali berubah.

Hal itu diketahui setelah La kembali diperiksa oleh penyidik di Ruan Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, pada Kamis (18/8/2022) sore.

Kebohongan La kembali terbongkar, dimana sebelumnya dirinya mengatakan bahwa emas yang dimilikinya tersebut dijual ke toko emas yang ada di Kecamatan Pasar Manna.

Baca juga: Terlilit Hutang, Ibu-ibu di Bengkulu Selatan Buat Laporan Palsu Jadi Korban Begal

Namun, nyatanya setelah dilakukan pemdalaman, sambil menangis La berkata jika emas 15 gram sebenarnya tidak ada sama sekali.

"Itu hanya kebohongan, agar saya tidak dimarah suami. Sebelumnya saya memang meminta uang kepada suami dengan tujuan membeli emas," ungkap La kepada penyidik sambil menangis, Kamis (18/8/2022).

La mengakui, emas 15 gram tersebut memang belum dirinya beli, karena uang tersebut telah dirinya gunakan untuk keperluan pribadi serta membiayai anak sekolah.

Baca juga: Gadis Curup Dikeroyok Rekan Seperantauan di Bengkulu Selatan, Polisi Amankan Wanita Berambut Pirang

Padahal, sebelumnya saat dimintai keterangan, La mengakui bahwa dirinya memiliki emas 15 gram yang di jualnya ke toko emas.

Nyatanya pemeriksaan tersebut adalah sebuah kebohongan kembali.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved