Terlilit Hutang Buat Laporan Palsu

Ibu-ibu di Bengkulu Selatan Buat Laporan Palsu Jadi Korban Begal, Kembali Berulah Bohongi Penyidik

Pelaku yang berinisial La (45), kembali bohongi penyidik Polres Bengkulu Selatan, lantaran hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kembali berubah.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
La (45) Ibu-Ibu pembuat laporan polisi palsu menangis dihadapan penyidik, pada Kamis (18/8/2022) setelah jujur bahwa BAP yang dijelaskan semua palsu. 

Pelaku berinisial La (45) rela membuat laporan palsu diduga akibat terlilit hutang.

Awalnya La, membuat laporan bahwa dirinya ditodong 2 orang remaja saat ingin mengatar uang ke sebuah bengkel di daerah jalan Sebiris Kecamatan Kota Manna Bengkulu Selatan.

Sebelum tiba dibengkel, ada 2 orang remaja menodongkan sajam jenis pisau ke anaknya.

Lalu satu pelaku menyuruh melepas periasan korban. Serta mengancam jika korban tidak menuruti kehendaknya.

Sesuai dengan laporan polisi tanggal 14 juni yang lalu, korban mengalami kerugian hingga Rp 32 juta.

Akibat kehilangan perhiasan 15 gram dan dompet berisikan uang sebesar Rp 18 juta.

Baca juga: Harga TBS Sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur Usai HUT RI Belum Berubah, Tertinggi Rp 1.380 per Kg

Namun belakangan diketahui bahwa, La hanya mengarang cerita bahwa dirinya menjadi korban pembegalan.

Hal tersebut diketahui setelah Tim Totaici Polres Bengkulu Selatan melakukan penyelidikan dan mendapatkan bukti berupa handphone yang katanya dirampas ternyata dijual di sebuah konter di daerah Kecamatan Kota Manna Bengkulu Selatan.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, Ipda Dodi Heriansyah menjelaskan selama satu bulan mulai diterima laporan anggota melakukan langsung penyelidikan.

Namun, didapati handphone yang dikatakan dirampas tersebut ternyata dijual di sebuah konter di jalan Kolonel Barlian, Kota Manna Bengkulu Selatan.

Menurut keterangan pemilik konter mengakui benar bahwa hanphone tersebut memang dijual oleh ibu-ibu (La).

Baca juga: Update Harga Emas di Bengkulu Hari Ini Kembali Turun, Berikut Daftar Harga Emas Antam dan UBS

Akibat dari keterangan tersebutlah terbongkar bahwa laporan yang pernah dibuat oleh La tersebut palsu.

"Sudah sebulan kita melidik kasus ini. Terbongkar setelah kita dapati handphone yang hilang tersebut memang dijual. Selanjutnya kasus ini tetap akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," kata Kanit Pidum Polres Bengkulu Selatan, Dodi kepada TribunBengkulu.com, Rabu (17/8/2022).

Kemudian, saat dimintai keterangan La juga mengakui bahwa itu memang mengada-ada.

Alasan dirinya membuat laporan tersebut agar tidak diketahui oleh suaminya bahwa dia terlilit hutang.

"Dia juga mengakui bahwa emas 15 gram tersebut dijualnya untuk membayar hutang dan membiayai sekolah anak," ujarnya.

Pelaku diamankan di pondok kebun miliknya di jalan Trans Melao Kecamatan Kota Manna Benvgkulu Selatan, pada Rabu (17/8/2022) sekira pukul 17.08 WIB.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved