Pembunuhan Brigadir Yosua

CCTV di Duren Tiga Ditemukan, Tragedi di Rumah Jenderal Sambo

Dari CCTV inilah kemudian menguatkan peran istri Jenderal Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua

Editor: Hendrik Budiman
ISTIMEWA
Putri Candrawathi, Irjen Ferdy Sambo, dan Brigadir J. Mabes Polri mengumumkan akhirnya menemukan CCTV krusial yang yang sempat dihilangkan. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Mabes Polri mengumumkan akhirnya menemukan CCTV krusial yang yang sempat dihilangkan.

Dari CCTV inilah kemudian menguatkan peran istri Jenderal Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada 8 Juli 2022 lalu.

''Alhamdulillah CCTV yang sangat vital yang menggambarkan situasi sebelum sesaat dan setelah kejadian di Duren Tiga itu berhasil ditemukan,'' kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi dalam konferensi pers, Jumat (19/8/2022).

Hasilnya kata Andi, dengan sejumlah tindakan penyidik dari hasi penyidikan tersebut tadi malam sampai pagi tadi sudah dilakukan kegiatan pemeriksaan dan konfrotir bahwa Puti Candrawathi sudah ditetapkan sebagai tersangka

Brigjen Pol Andi menjelaskan, sebelum ditetapkan sebagai tersangka istri Ferdy Sambo itu sudah diperiksa sebanyak 3 kali.

Sebenarnya hari ini juga dipanggil untuk diperiksa namun berhalangan karena sakit dan menurut dokter harus istirahat selama 7 hari.

Baca juga: Siapa BJP HK? Peran Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Dari Larang Buka Peti Sampai Hilangkan CCTV

“CCTV Baik di Saguling maupun di dekat TKP yang selama ini menjadi pertanyaan Publik dari DVR pos satpam, barang bukti tidka langsung yang menjadi petunjuk bahwa PC ada di lokasi sejak Saguling dan Duren Tiga yang jadi bagian perencanaan pembunuhan Brigadir Jhosua," ungkap Andi.

Lebih khusus tentang perkara penghilangan barang bukti CCTV ini dijelaskan oleh Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Asep Edi Suheri dalam konferensi pers yang sama.

Brigjen Pol Asep menjelaskan dalam perkara menghilangkan DVR hasil rekman CCTV ini telah memeriksa lima kluster.

Baca juga: Putri Candrawathi Tersangka, 5 Personel Polri Lakukan Obstruction of Justice Disangkakan UU ITE

''Cluster pertama warga komplek Aspol Duren 3, 3 orang saksi. Cluster kedua penggantian DVR, 4 orang, AF, AKP IW, AKBP AC, Kompol AR. Pemindahan transmisi dan pengurusakan, Kompol BW , Kompol JP dan AKBP AR. Menyuruh melakukan, Irjen Pol FS, BJP HK, AKBP AN. Cluster 5, AKP DA, AKP RS, AKBP RRS dan Bripka DR,'' ungkapnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved