Aksi Begal di Bengkulu

BREAKING NEWS: Korban Begal Depan STQ Bengkulu Ternyata Bohong, Dibacok karena Kepergok Maling

Agung Saputra, pemuda yang mengalami luka bacok dan mengaku menjadi korban begal di depan STQ Bengkulu ternyata bukanlah korban begal sesungguhnya.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Ho/TribunBengkulu.com
Agung Saputra (21), pemuda yang mengalami luka bacok dan mengaku menjadi korban begal di depan STQ Bengkulu saat mendapatkan perawatan akibat luka bacok. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Agung Saputra (21), pemuda yang mengalami luka bacok dan mengaku menjadi korban begal di depan STQ Bengkulu ternyata bukanlah korban begal sesungguhnya.

Warga Kota Bengkulu ini mendapat luka bacok karena kepergok mencuri di salah satu warung di wilayah Pantai Panjang di Kota Bengkulu. Bukan dibacok begal depan STQ seperti pengakuan Agung kepada keluarga.

Hal itu terungkap berdasarkan penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian terkait laporan percobaan pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal depan STQ yang dilaporkan Agung dan keluarga.

Dari keterangan yang digali oleh pihak kepolisian, pelaku ternyata ketahuan saat melakukan tindakan pencurian di sebuah warung wilayah Pantai Panjang.

Saat ketahuan, pemilik warung memergoki pelaku, sehingga terjadi peristiwa pembacokan.

Kapolsek Selebar, AKP M Syahir Fuad melalui Panit Reskrim, Ipda Putra Agung membenarkan laporan soal begal depan STQ yang dialami Agung Saputra tidaklah benar.

"Jadi, laporan curas atau begalnya tidak benar," kata Ipda Putra Agung kepada TribunBengkulu.com, Jumat (19/8/2022).

Saat ini, pelaku telah diserahkan ke Polsek Ratu Agung Kota Bengkulu untuk proses hukum pencurian.

Sementara, Polsek Selebar akan tetap memproses laporan palsu soal pembegalan tersebut.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved