Aksi Begal di Bengkulu

Laporan Palsu Korban Begal Depan STQ Bengkulu Terungkap saat Polisi Prarekonstruksi

Beberapa hari lalu, geger seorang pemuda di Kota Bengkulu menjadi korban begal saat mengendarai sepeda motor tepat depan STQ Bengkulu

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Ho/TribunBengkulu.com
Agung Saputra (22) yang mengaku korban begal di depan STQ pada Selasa (16/8/2022) saat berada di Polsek Selebar, Kamis (18/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Beberapa hari lalu, geger seorang pemuda di Kota Bengkulu menjadi korban begal saat mengendarai sepeda motor tepat depan STQ Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, Selasa (16/8/2022).

Ternyata pengakuan Agung Saputra (22) sebagai korban begal di depan STQ Bengkulu pada Selasa (16/8/2022) itu bohong alias laporan palsu.

Sedangkan luka bacok yang diperolehnya karena kepergok pemilik warung di wilayah Pantai Panjang saat hendak mencuri. Bukan dihadang pelaku begal di depan STQ Bengkulu saat hendak pulang ke rumah

Hal tersebut terungkap setelah respon cepat oleh pihak kepolisian dari Polsek Selebar dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi serta menggelar prarekonstruksi.

Dari keterangan korban dan hasil prarekonstruksi kejadian pembegalan tersebut didapatkan kejanggalan.

Setelah mendapatkan kejanggalan tersebut, Polsek Selebar pun melakukan pemeriksaan kembali terhadap Agung.

Akhirnya Agung mengakui jika luka yang didapatkan dirinya tersebut akibat kepergok saat mencuri di salah satu warung di Pantai Panjang.

"Berdasarkan penyelidikan, dari keterangan yang digali serta hasil prarekon didapatkan kejanggalan dari peristiwa tersebut. Hasilnya, laporan curas yang dilaporkannya tersebut tidak benar," ujar Kapolsek Selebar AKP M Syahir Fuad kepada TribunBengkulu.com, Jumat (19/8/2022).

Saat ini pemuda yang tinggal di Kelurahan Sumur Dewa ini akhirnya diboyong ke Polsek Ratu Agung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara di Polsek Selebar tetap dilakukan proses hukum terkait laporan palsu. Agung pun telah mengakui perbuatannya melalui video yang direkam oleh pihak kepolisian.

"Betul, sudah diserahkan Polsek Selebar ke Polsek Ratu Agung terkait kasus pencurian di salah satu warung di Pantai Panjang," ujar Kapolsek Ratu Agung, Iptu Yoga Tama.

Baca juga: Jawab Semangat Tinggi Para Pelajar, Sekolah Bahasa Inggris EF Kini Hadir di Kota Bengkulu

Baca juga: Harga Emas di Bengkulu Hari Ini 19 Agustus 2022 Turun, Cek Daftar Harga Emas Antam dan UBS Lengkap

Baca juga: Gedor PBB, Cara Persuasif Ajak Wajib Pajak Kota Bengkulu Bayar Pajak

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved