Investasi Bodong

Polisi Akhirnya Tetapkan Oknum Perangkat Desa di Bengkulu Selatan Tersangka Investasi Bodong

Oknum perangkat Desa Padang Mumpo Kecamatan Pino Ed akhirnya ditetapkan tersangka penipuan berkedok investasi bodong

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Kanit Pidum Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, Ipda Dodi Heriansyah menerangkan perkembangan perkara investasi bodong yang menyeret oknum perangkat desa, Jumat (19/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Oknum perangkat Desa Padang Mumpo Kecamatan Pino Ed akhirnya ditetapkan tersangka penipuan berkedok investasi bodong di Bengkulu Selatan, Jumat (19/8/2022).

Penetapan ibu muda Ed sebagai tersangka investasi bodong ini menyusul Ve warga Desa Batu Lambang yang sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan berkedok investasi bodong di Bengkulu Selatan.

Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka kedua dalam kasus investasi bodong oleh penyidik Polres Bengkulu Selatan, namun Ed tidak ditahan.

Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Bengkulu, Ipda Dodi Heriansyah mengungkapkan dari hasil penyidikan yang dilakukan, Ed terbukti bersalah dan memenuhi unsur tidak pidana.

"Sudah. Sudah jadi tersangka sekarang. Sesuai hasil gelar kemarin memang yang bersangkutan terbukti bersalah dan memenuhi unsur tindak pidana yang ada," ungkap Dodi kepada TribunBengkulu.com, Jumat (19/8/2022).

Alasan tidak dilakukan penahan sudah melalui berbagai pertimbangan oleh pihak kepolisian.

Salah satunya adalah Ed masih memilik anak berumur lima bulan dan masih membutuhkan ASI ibunya.

Sesuai dengan hasil pemeriksaan, uang tersebut memang jelas diterima dan diberikan kepada oknum tersebut. Total uang yang diterima dari enam orang korban sebesar Rp 860 juta.

Sampai saat ini, Polres Bengkulu Selatan telah menetapkan dua tersangka investasi bodong

Diketahui kedua tersangka masih memiliki hubungan ikatan keluarga.

Baca juga: Siapa BJP HK? Peran Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Dari Larang Buka Peti Sampai Hilangkan CCTV

Baca juga: Benarkah Uang Baru Ramah Tuna Netra? Ini Penjelasan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu

Baca juga: Harga TBS Sawit di Bengkulu Selatan Naik Rp 100 tiap Kg, tapi Masih di Bawah Harga Ketetapan

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved