Kasus DBD di Bengkulu Selatan

Sekda Bengkulu Selatan Marah Halaman Puskesmas Kotor, Sukarni: Harusnya Jadi Contoh Jaga Kebersihan

Sekda Bengkulu Selatan Marah Temui Halaman Puskesmas Kotor, Sukarni : Jika Kembali Ditemukan Akan Ditindak Tegas

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Sekda Bengkulu Selatan Sukarni Dunip didampingi Camat Pino Raya saat melakukan kebersihan di perkarangan Puskesmas Tungkal, Jumat (19/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Sekda Bengkulu Selatan Sukarni Dunip marah mendapati halaman Puskesmas Tungkal Kecamatan Pino Raya kotor.

Hal tersebut diketahui saat melakukan kegiatan kebersihan memberantas jentik nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Tungkal Kecamatan Pino Raya, Jumat (19/8/2022).

''Bukan memberikan contoh kebersihan lingkungan, malah lingkungan sekitar Puskesmas banyak ditemui tempat bersarang nyamuk dan sangat kotor" kata Sukarni Dunip, kepada TribunBengkulu.com, Jumat (19/8/2022).

Baca juga: Fakta Baru Ibu-ibu di Bengkulu Selatan Buat Laporan Palsu, Sempat Beli Emas Palsu Untuk Tipu Suami

Dirinya sangat menyesali kejadian tersebut, bahkan pihaknya akan terus memantau langsung kondisi setiap tempat pelayanan yang ada di Kabupaten Bengkulu Selatan.

"Kedepanya saya akan lihat semua kondisi tempat pelayanan di seluruh Kabupaten Bengkulu Selatan. Ini baru satu yang saya temukan, jika masih ada sama seperti ini saya pastikan tindak tegas Kepala Puskesmasnya," tegasnya.

Menurutnya, puskesmas yang seharusnya sebagai contoh dalam menjaga kebersihan lingkungan, malah banyak ditemukan sampah bekas botol dan sampah plastik yang menjadi tampungan air.

Baca juga: Polisi Akhirnya Tetapkan Oknum Perangkat Desa di Bengkulu Selatan Tersangka Investasi Bodong

Dalam pembenahan dan peningkatan pelayanan di Bengkulu Selatan, kedepan diharapkan segera berjalan maksimal agar disukai oleh masyarakat.

Karena, hal tersebut tidak sejalan dengan program yang saat ini sedang dilakukan Pemerintah Bengkulu Selatan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Baca juga: Harga TBS Sawit di Bengkulu Selatan Naik Rp 100 tiap Kg, tapi Masih di Bawah Harga Ketetapan

Pasalnya, sejauh ini angka kasus DBD di Bengkulu Selatan terus meningkat

Tercatat, hingga 31 Juli 2022 kasus DBD di Bengkulu Selatan ditemukan sebanyak 155 kasus.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved