Harga Mi Instan di Kepahiang Bakal Naik 3 Kali Lipat, Penjual Siap Ikuti Harga Distributor

Mi instan dikabarkan akan mengalami kenaikan hingga 3 kali lipat dari harga sebelumnya. Salah satu Toko grosir yang berada di Pasar Kepahiang, Kab

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Pemilik Toko Lukman Mursalin (42), saat diwawancarai terkait isu kenaikan harga Mie Instan Hingga 3 Kali Lipat, pada Sabtu (20/8/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Mi instan dikabarkan akan mengalami kenaikan hingga 3 kali lipat dari harga sebelumnya. 


Salah satu Toko grosir yang berada di Pasar Kepahiang, Kabupaten Kepahiang berencana akan mengikuti harga yang dijual oleh distributor. 


"Dari distributor rencana akan ada kenaikan harga Mi instan ini seperti indomie dan supermi, harga biasanya Rp 2.500 - Rp 4.500 perbungkusunya biasa di warung-warung," ungkap Pemilik Toko Lukman Mursalin (42), pada Sabtu (20/8/2022) 


Kenaikan harga dari pihak distributor itu, ia belum bisa memastikan kapan kenaikan itu terjadi, dan belum mengetahui berapa harga Mi instan itu nanti. 


Selain harga Mi instan yang berbahan baku gandum ini, ada juga makanan lain yang juga akan mengalami kenaikan harga, seperti Roti Roma, Roti Tawar, Roti Gabin dan lain-lain. 


"Kebanyakan yang akan naik itu terbuat dari bahan baku yang gandung, kenaikan roti-roti itu kabarnya naik hingga 10 persen," tutupnya. 


Dilansir dari TribunJateng.com, Kenaikan harga itu merupakan Dampak resesi global yang mulai terasa.


Perang yang berkecamuk di Eropa diperkirakan akan berimbas pada melonjaknya harga barang kebutuhan pokok. Mi instan salah satunya.


Harga makanan favorit anak kos itu diperkirakan akan naik. Tak tanggung-tanggung, harga mi instan diperkirakan akan melambung tiga kali lipat dari harga sekarang.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved