Amankah Vaksinasi Dosis Keempat Pakai Pfizer? Begini Penjelasan Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu

Pelaksanaan vaksinasi dosis keempat atau booster dosis kedua yang diutamakan untuk Nakes di Provinsi Bengkulu sebelumnya sempat terhenti akibat kosong

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Pelaksanaan vaksinasi dosis keempat atau booster kedua yang dilaksanakan Dinkes Provinsi Bengkulu beberapa waktu yang lalu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pelaksanaan vaksinasi dosis keempat atau booster dosis kedua yang diutamakan untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) di Provinsi Bengkulu sebelumnya sempat terhenti akibat kosongnya stok vaksin Moderna.

Lantaran pemerintah pusat sendiri sebelumnya menganjurkan agar pelaksanaan vaksinasi dosis keempat atau booster kedua ini menggunakan vaksin Moderna.

Dengan kosongnya stok vaksin Moderna di Provinsi Bengkulu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu akan mengganti vaksinasi dosis keempat atau booster dosis kedua dengan Pfizer.

Akan tetapi, apakah benar pelaksanaan vaksinasi booster dengan menggunakan Pfizer ini aman untuk tubuh?

Terkait pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni memastikan penggantian vaksin Moderna dengan Pfizer tersebut aman.

Saat ini Dinkes Provinsi Bengkulu juga sudah menerima Surat Edaran (SE) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, untuk menggunakan vaksin Pfizer untuk booster kedua bagi Nakes.

"Sudah ada surat edaran baru, jadi saat ini Nakes yang akan melaksanakan vaksinasi dosis kedua tidak mesti menggunakan Moderna, namun bisa dengan Pfizer," kata Herwan.

Penggunaan vaksin Pfizer untuk vaksinasi booster kedua ini, tentunya sudah melalui kajian-kajian dari Kemenkes Ri.

Sehingga dipastikan penggunaannya tidak akan berdampak buruk bagi Nakes yang akan melaksanakan vaksinasi booster kedua.

"Inilah pedoman yang kita pakai saat ini, karena kalau menunggu Moderna kita akan kesulitan, di pusat stoknya juga kosong," ujar Herwan.

Dengan adanya surat edaran terbaru dari Kemenkes ini, kedepan Dinkes Provinsi Bengkulu akan kembali menggencarkan pelaksanaan vaksinasi booster kedua bagi para Nakes di Bengkulu.

Apalagi saat ini stok Pfizer di Provinsi Bengkulu terbilang masih cukup untuk memenuhi kuota Nakes yang jumlahnya mencapai sekitar 15.000 orang.

Di gudang penyimpanan vaksin milik Pemprov Bengkulu sendiri juga masih ada sebanyak 3.500 dosis vaksin Pfizer, belum lagi ditambah stok vaksin yang sebelumnya sudah disebarkan di Kabupaten/Kota.

"Kita sudah surati Kabupaten/Kota agar segera melaksanakan kembali vaksinasi booster dosis kedua ini dengan menggunakan vaksin Pfizer. Agar target kita vaksinasi Nakes hingga akhir bulan Agustus dapat tercapai," ungkap Herwan.

Baca juga: Sindikat Curanmor Asal Empat Lawang Beraksi di Bengkulu Selatan Berjumlah 7 Orang, 3 Orang Masih DPO

Baca juga: Lima Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Diangkut Polisi saat Bermain Judi Kartu di Teras Rumah

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved