Sindikat Curanmor Asal Empat Lawang Beraksi di Bengkulu Selatan Berjumlah 7 Orang, 3 Orang Masih DPO

Hal itu diungkapkan pelaku Ap (23), warga Desa Lanjur Kabupaten Empat Lawang usai diamankan Polres Bengkulu Selatan, Minggu (21/8/2022).

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Ap (23) warga Empat Lawang Sumsel pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat diamankan Tim Totaici Polres Bengkulu Selatan, Minggu (21/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Sindikat pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) asal Kabupaten Empat Lawang, Sumsel yang beraksi di Bengkulu Selatan berjumlah 7 orang.

Hal itu diungkapkan pelaku Ap (23), warga Desa Lanjur Kabupaten Empat Lawang usai diamankan Polres Bengkulu Selatan, Minggu (21/8/2022).

Sebelum melancarkan aksinya di Bengkulu Selatan, pelaku yang berjumlah 7 orang tersebut sempat membeli gorengan dan bermain ke pantai tidak jauh dari rumah korban.

Baca juga: Melawan Petugas, Pelaku Curanmor Asal Empat Lawang di Bengkulu Selatan Ditembak Polisi, Rekannya DPO

"Memang sudah direncanakan sebelum berangkat, kami berangkat menggunakan satu unit mobil pak," kata pelaku Ap, saat diperiksa di Ruangan Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, Senin (22/8/2022).

Menurutnya, mereka beraksi sempat ke Kabupaten Kaur, setelah itu begeser ke Bengkulu Selatan.

"Dapat satu unit, lalu kami bergeser ke Seluma serta Kota Bengkulu. Total lokasi yang dicuri 3 dengan 4 unit sepeda motor, satu di Bengkulu Selatan, 2 di Seluma dan 1 di Kota Bengkulu," ungkapnya.

Baca juga: Lima Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Diangkut Polisi saat Bermain Judi Kartu di Teras Rumah

Penangkapan Ap berawal dari pengembangan kasus lantaran sebanyak 3 orang rekan Ap lebih duluan tertangkap.

Tiga rekanya diamankan Polres Seluma, saat melancarkan aksinya pada 18 Agustus tidak lama setelah mencuri sepeda motor di Bengkulu Selatan.

Sedangkan, Ap dan 3 rekan lainnya yang saat ini masih DPO mendapatkan kabar tersebut, langsung kembali ke Kabupaten Empat Lawang menggunakan sepeda motor yang dicuri di Bengkulu Selatan.

Pelaku Ap disangkakan pasal 365 KUHPidana dan diancama paling lama 9 tahun masa kurungan.

Melawan Petugas Dilumpuhkan

Tim Totaici Satreskrim Polres Bengkulu Selatan menangkap Ap (23) warga Desa Landur Kabupaten Empat Lawang Sumsel pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Pelaku Ap saat akan ditangkap pada Minggu (21/8/2022) berusaha melawan petugas, sehingga polisi terpaksa melumpuhkan kaki tersangka dengan timah panas.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Bengkulu Selatan, Ipda Dodi Heriansyah mengungkapkan untuk menangkap pelaku pihaknya harus bermalam dulu selama 3 malam di daerah Kabupaten Empat Lawang.

Baca juga: Tiga Besar Seleksi JPTP Sudah Keluar, Dewan Minta Bupati Bengkulu Selatan Segera Pilih dan Lantik

"Dari hari kamis kami mengintai dan mencari keberadaan pelaku. Untuk sementara hanya diriny yang berhasil diamankan. Sedangkan rekannya masih dalam pengejaran dan sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)," kata Dodi kepada TribunBengkulu.com, Minggu (21/8/2022).

Untuk diketahui, Ap ditangkap karena sudah mencuri sepeda motor di daerah wisata Pantai Pasar Bawah, pada 18 Agustus lalu.

Awal hilangnya sepada motor tersebut, dimana korban memarkirkan sepeda motor kesayanganya didepan rumah tanpa dikunci ganda.

Baca juga: BBM Subsidi Langka di Bengkulu Selatan, Polisi Sidak ke Sejumlah SPBU, Kali Ini Nihil Temuan

Lalu korban pergi kebelakang, setelah kembali, korban melihat sepeda motornya tidak ada lagi di tempat.

Merasa sepeda motor dicuri, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kota Manna.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved