SPBU KM 8 Bengkulu Terbakar

Ada Jeriken Ditemukan dalam Mobil Kijang yang Terbakar, Ini Kata Manager SPBU KM 8 Bengkulu

Kebakaran SPBU KM 8 Bengkulu Senin malam (22/8/2022) meludeskan dua unit mesin pompa BBM dan 1 unit mobil kijang dengan tangki modifikasi.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Tim Puslabfor Palembang Polda Sumatera Selatan dan Polres Bengkulu saat melakukan olah TKP di lokasi kebakaran SPBU KM 8 di Kota Bengkulu, Rabu (24/8/2022). Untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kebakaran SPBU KM 8 Bengkulu Senin malam (22/8/2022) meludeskan dua unit mesin pompa Bahan Bakar Minyak (BBM) dan 1 unit mobil kijang dengan tangki modifikasi.

Hingga saat ini, Rabu (24/8/2022) belum terungkap penyebab pasti kebakaran SPBU KM 8 Bengkulu yang sempat menggegerkan warga Bengkulu, dan polisi masih melakukan penyelidikan.

Sementara untuk mobil kijang yang terbakar pada saat kebakaran SPBU KM 8 Bengkulu yang berada di Jalan di Jalan Adam Malik, KM 8 Kelurahan Jalan Gedang Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu, sudah dievekuasi dan diamankan di Mapolres Bengkulu.

Tak hanya tangki terlihat sudah dimodifikasi, namun di mobil Kijang yang diduga menjadi penyebab kebakaran SPBU, juga ditemukan jeriken.

Manajer SPBU Gading Cempaka KM 8 Bengkulu, Ade (63) mengatakan, dalam rekaman CCTV dirinya melihat percikan api pertama kali keluar dari dalam mobil dan menyambar ke bagian yang lain termasuk sang supir. 

"Kalau dari CCTV memang dari dalam mobil apinya, terus nyambar ke yang lain, termasuk sopir, nah sopirnya ini terbakar seluruh badan terus berlarian. Beruntung cepat dipadamkan oleh pegawai kita menggunakan apar," kata Ade kepada TribunBengkulu.com, Rabu (24/8/2022). 

Terkait ditemukannya jeriken berisi BBM di dalam mobil tersebut, Ade membantah pihaknya menjual BBM kepada pengepul ataupun menjual kedalam jeriken bukan ke tanki mobil. 

"Petugas kita tidak lihat ada jeriken di dalam mobil, karena kacanya gelap semua, pas kejadian itu pun sedang mengisi ke tangki mobilnya," ujar Ade. 

Saat kejadian kebakaran, para petugas SPBU sudah mengerahkan dua alat pemadam berukuran besar dan enam Apar namun belum berhasil memadamkan api. 

"Kalau dulu juga pernah mobil terbakar saat mengisi BBM, tetapi masih berhasil kita dorong keluar area SPBU, kalau yang kemarin itu cepat sekali nyambar sehingga tidak bisa lagi kita dorong," ungkap Ade. 

Saat ini, SPBU Gading Cempaka mengalami kerusakan sebesar 40 persen dan diprediksi baru bisa beroperasi kembali paling cepat dua bulan kedepan. 

"Kita sudah koordinasi dengan pihak Pertamina, karena sisa minyak yang berada di tangki timbun kita masih banyak," jelas Ade.

Kronologi Kebakaran SPBU KM 8 Bengkulu

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved