Tangkap Pelaku Judi dan Bandar Togel di Bengkulu Selatan, Polisi Dalami Peran Para Pelaku

Sebanyak tujuh orang yang diamankan Polres Bengkulu Selatan terkait perjudian dan togel, hingga saat ini Rabu (24/8/2022) masih dimintai keterangan

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Polisi gerebek markas bandar judi togel di lokasi pasar tradisional yang kerap diduga dijadikan sebagai lokasi perjudi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Sebanyak tujuh orang yang diamankan Polres Bengkulu Selatan terkait perjudian dan togel, hingga saat ini Rabu (24/8/2022) masih dimintai keterangan.

Penyidik masih mencari tahu peran masing - masing pelaku, apalagi 2 diantara 7 pelaku yang diamankan adalah Bandar togel di wilayah ini.

7 pelaku diamankan di Jalan Dua Jalur Gunung Ayu dan Jalan Puyang Sakti Kota Medan.

Diantaranya, Sp (45) warga Kota Medan yang merupakan IRT dan Id (50) warga Kedurang didaerah pasar tradisional kota medan.

Sedangkan 5 pelaku lainnya, Ra (27) warga Desa Padang Manis Kecamatan Manna, Pk (36) warga Jalan A. Yani, Rh (27) warga Desa Tebat Kubu Kecamatan Kota Manna, Ms (41) warga Jalan Kolonel Barlian Kecamatan Kota Manna dan Ep (41) warga Desa Padang Niur Kecamatan Kota Manna.

Hingga saat ini, polisi belum bisa memberikan keterangan terkait peran ke 7 pelaku yang diamankan. Lantaran, penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Belum bisa, nantinya. Kalau penyidik sudah melakukan pemeriksaan pasti hasilnya akan kita sampaikan," ungkap Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Iptu Fajri A. Chaniago, kepada Tribunbengkulu.com, Rabu (24/8/2022).

Sementara, ke 7 pelaku tersebut dapat disangkakan Pasal 303 Subsidar Pasal 303 Bis. Dengan ancaman paling lama masa kurungan 10 tahun penjara atau piadana denda paling banyak Rp 25 juta rupiah.

Upaya pemberantasan perjudian ini, merupakan sesuai instruksi Kapolri, Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu.

Sesuai dengan berita sebelumnya, beberapa barang bukti yang turut diamankan ialah uang tunai senilai Rp 300 ribu, kartu remi, kartu domino, 2 unit handphone dan kertas diduga digunakan untuk mencatat angka kermat.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved