Wabah PMK di Bengkulu

1006 Ternak Warga di Bengkulu Tengah Terjangkit Wabah PMK, Pemda Genjot Vaksinasi

Tercatat, hingga Rabu (24/8/2022) ada 1006 kasus yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Endang Soemantri saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (25/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Kasus penyakit kuku dan mulut (PMK) pada hewan ternak berkaki empat terus bertambah di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Tercatat, hingga Rabu (24/8/2022) ada 1006 kasus yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Watler Gilbert, S.Pt menjelaskan, berdasarkan pendataan yang dilakukan tim di lapangan, kasus PMK pada saat ini terus bertambah setiap harinya.

Baca juga: Petani Senyum Sumringah 3 Hari Harga TBS Sawit Tak Turun di BS dan Kaur, Tertinggi Rp 1.490 per Kg

"Dari 1.006 ekor yang sudah terpapar PMK tersebut, 442 ekor masih dalam kondisi sakit, kemudian yang sudah sembuh sebanyak 553 ekor, dipotong paksa sebanyak 8 ekor dan yang mati sebanyak 3 ekor," kaya Gilbert kepada TribunBengkulu.com, Kamis (25/8/2022).

Meski PMK pada hewan ternak dinilai tidak terlalu mematikan, diharapkan kepada seluruh peternak bisa ikut proaktif melaporkan jika terdapat hewan yang sakit dengan gejala PMK.

Baca juga: Waspada! Ada Modus Penipuan Lelang Mobil Murah Mengatasnamakan Kemenkeu RI

"Kami juga meminta kepada peternak untuk rajin dan rutin melakukan pemeriksaan kondisi hewan ternaknya. Apalagi pada saat ini kasus penyebaran PMK di Benteng sangat signifikan," ungkap Gilbert.

Disamping itu, penanganan PMK terus digencarkan Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, melalui upaya vaksinasi.

Hingga saat ini, sudah terdapat 944 hewan ternak yang diberikan vaksin jenis Aptofor.

Baca juga: Kurir Narkoba Ngaku Dapat Sabu dari Napi, Kepala Lapas Bentiring: Kami Siap Bersinergi dengan Polisi

"Untuk tahap satu kita sudah 100 persen dari total 1000 dosis, saat ini kita sedang mengupayakan vaksinasi booster atau tahap dua," kata Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Endang Soemantri.

Vaksinasi ini pula bukan hanya difokuskan bagi hewan ternak jenis sapi, namun juga untuk hewan ternak jenis kambing.

"Setelah vaksinasi terhadap hewan ternak jenis sapi rampung dilaksanakan, maka akan dilanjutkan dengan hewan ternak jenis kambing, dengan melihat jumlah dosis yang tersisa, tidak menutup kemungkinan dosis vaksin akan diusulkan penambahannya," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved