BREAKING NEWS: Kasus Ayah Rudapaksa 2 Anak Kandung di Bengkulu Tengah, Keponakan Ikut Jadi Korban

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, ternyata tidak hanya dua anak kandung namun seorang keponakan pun turut menjadi korban kebejatan sang ayah d

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
MI (46) tersangka pencabulan terhadap dua anak kandungnya sendiri saat dimintai keterangan oleh penyidik, Kamis (25/8/2022) malam. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, ternyata tidak hanya dua anak kandung namun seorang keponakan pun turut menjadi korban kebejatan sang ayah di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dua dari tiga korban merupakan anak kandung tersangka MI (46) yang baru saja berumur 13 dan 15 tahun, dari hasil pengembangan barulah didapati ada korban baru yakni T (17) yang merupakan keponakan tersangka.

Kasatreskrim Polres Bengkulu Tengah, Iptu Donald Sianturi menjelaskan, setelah pihak kepolisian memanggil satu orang korban lagi baru lah kebejatan tersangka terkuak.

Baca juga: Ayah Cabuli Kedua Anak Kandung di Bengkulu Tengah, Tetangga Akui Kerap Melihat Aksi Bejat Tersangka

Baca juga: Dua Anak Perempuan Korban Asusila Ayah Kandung di Bengkulu Alami Trauma Psikologis

Baca juga: BREAKING NEWS: Ayah Cabuli Dua Anak Kandung di Bengkulu Tengah Setiap Hari Selama 2 Tahun

"Setelah kita meminta keterangan korban T, ternyata dirinya juga turut di setubuhi oleh paman T sejak Mei 2020," ujar Donald, Sabtu (27/8/2022).

Persetubuhan yang dilakukan tersangka MI terhadap korban T cukup sering dilakukan sejak Mei 2020 hingga April 2021.

"Persetubuhan dan pencabulan yang dilakukan MI terus dilakukan secara berulang di beberapa lokasi sejak 2020 hingga 2021," ungkap Donald.

Sebelumnya, seorang ayah kandung di Kabupaten Bengkulu Tengah diamankan pihak kepolisian usai diduga melakukan tindakan pecabulan terhadap dua anak kandungnya sendiri yang baru berusia 13 tahun dan 15 tahun.

Diketahui terduga pelaku berinisial MI (46) merupakan warga Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah merupakan seorang butuh harian lepas.

Dari data yang dihimpun, MI melakukan aksi bejatnya tersebut sejak tahun 2020 hingga akhir tahun 2021 dan dilakukan hampir setiap hari saat sang istri sedang tidak berada di rumah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved