Keluarga Sebut ASN Bengkulu Tengah yang Tewas Kecelakaan, Sempat Tak Ingin Pergi Kunker

Keluarga dari ASN Bengkulu Tengah yang tewas usai mengalami laka tunggal setelah pulang dari kunjungan kerja di Bandung sebut almarhum sempat tak ingi

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Ho TribunBengkulu.com
Kondisi mobil yang dikendarai empat orang ASN Bengkulu Tengah usai menabrak pohon kelapa di Kabupaten Seluma, Sabtu (27/8/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Keluarga dari ASN Bengkulu Tengah yang tewas usai mengalami laka tunggal setelah pulang dari kunjungan kerja di Bandung sebut almarhum sempat tak ingin ikut pergi.

Mertua korban, Iksan Nazir menjelaskan, sebelum berangkat kunjungan kerja yang dijadwalkan menuju Jakarta dan Bandung, Korban sempat tak ingin pergi.

"Rudi ini ngomong sama anak saya, katanya dia sempat tidak mau pergi tapi bosnya ngajak pakai mobil pribadi jadi dia tidak enak kalau tidak pergi," ujar Iksan.

Sesaat sebelum kejadian itu pun, sang istri dan anak tertua yang baru berumur 5 tahun merasakan gelisah dan tidak bisa tidur.

"Waktu dibangunin subuh itu, sebelum dapat kabar itu, Istri sama anaknya ini bilang ke saya kalau mereka gelisah tidak bisa tidur lagi ternyata tidak lama kemudian kami dapat kabar duka itu," ungkap Iksan.

Ternyata tanda-tanda lain pun terjadi tidak hanya pada saat sebelum kabar duka itu tiba, namun anak-anak korban merasakan hal tersebut sejak sehari sebelum hal tersebut terjadi.

"Waktu siang itu, anak Rudi yang paling kecil biasanya sangat suka main tapi ini dari pagi gendongan terus, anak yang tertua juga panas terus badannya," jelas Iksan.

Diberitakan sebelumnya, laka tunggal tersebut terjadi jalan lintas Bengkulu - Manna tepatnya di Desa Sendawar Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma pada Sabtu (27/8/2022) sekira pukul 02.00 Wib. 

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved