1,5 Kubik Kayu Tak Bertuan Ditemukan Ditepi Sungai Batu Balai Bengkulu Selatan

Selama dua pekan jajaran Polres di Polda Bengkulu, termasuk Polres Bengkulu Selatan melaksanakan operasi Wanalaga Nala tahun 2020, yang berakhir pada

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Sebanyak 1,5 kubik kayu jenis balok yang ditemukan ditepi Sungai Batu Balai Air Nipis, yang saat ini sudah diamankan di Polres Bengkulu Selatan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Selama dua pekan jajaran Polres di Polda Bengkulu, termasuk Polres Bengkulu Selatan melaksanakan operasi Wanalaga Nala tahun 2022, yang berakhir pada tanggal 5 Agustus.

Bahkan, dihari ke delapan operasi. Polres Bengkulu Selatan menemukan kayu yang diduga dirambah secara ilegal berada di tepi jalan sungai batu balai.

Kayu tersebut ditemukan sebanyak 1,5 kubik yang telah dibentuk menjadi balok ukuran 5x10 centimeter.

Kanit Tipidter Polres Bengkulu Selatan, Ipda Pryanto membenarkan pihaknya menemukan tumpukan kayu yang telah dibentuk. Saat ditanya dilokasi penemuan tersebut, tidak ada satupun masyarakat yang mengakui kepemilikannya.

Baca juga: Judi Chip Higgs Domino di Bengkulu, Polisi: Tak Hanya Penjual, Pembeli Chip Juga Bakal Ditangkap

Baca juga: BREAKING NEWS: Modal Permen dan Uang Rp 1.000, Pria Paruh Baya di Kota Bengkulu Cabuli Bocah

Baca juga: Big Match Liga 1 2022 PSM Makassar vs Persib, Ini Prediksi dan Link Live Streaming Pertandingan

"Iya kemarin kami patroli, kebetulan disana memang daerah kawasan hutan lindung. Memang kita curiga kayu tersebut jenis apa belum diketahui. Sampai saat ini masih kita amankan dan pemiliknya sendiri belum diketahui," jelas Pryanto kepada TribunBengkulu.Com, Senin (29/8/2022).

Tidak hanya kayu, Unit Tindak Pidana Tertentu Polres Bengkulu Selatan, juga berhasil mengamankan berupa tanduk rusa yang diduga hasil pemburuan. Tanduk rusa tersebut diamankan di Desa Pino Baru Kecamatan Air Nipis.

Sedangkan, burung jenis cicak ijo juga berhasil diamankan oleh pihaknya di Desa Tanjung Agung Kecamatan Seginim.

Baca juga: Update Terbaru Korban Kebakaran di Bengkulu Ludeskan 12 Rumah: Sebagian Mulai Perbaiki Rumah

Baca juga: Mengaku Baru Coba-coba Isap Sabu, Petani di Rejang Lebong Diringkus Polisi

Baca juga: Polisi Tangkap Bandar Chip Higgs Domino di Bengkulu karena Jual Chip Ilegal, Bagaimana Pemain?

Sementara, untuk pemilik dari hewan dilindungi tersebut masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman. Jika memang memenuhi unsur pidana, maka pihaknya akan tegas menetapkan pemilik hewan dilindungi menjadi tersangka.

"Masih dilakukan pemeriksaan, pendalaman serta akan dilakukan gelar perkara jika sudah diperiksa. Kedepannya akan kita sampaikan informasi terbaru perkembangan wanalaga," pungkas Kanit Tipidter.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved