Dampak Cuaca Ekstrem: dari Bencana Banjir dan Longsor hingga Jalan Ambles di Kaur

Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan lebat berdurasi lama menyebabkan bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Bengkulu termasuk di Kaur.

HO BPBD Kaur
Dampak cuaca ekstrem. Selain banjir yang sempat menggenangi RSUD serta jalan sempat longsor, juga menyebabkan jalan ambles menuju kawasan sentra produksi di Kaur. Akibatnya petani terancam tak bisa mengangkut hasil panen. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan lebat berdurasi lama menyebabkan bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Bengkulu termasuk di Kabupaten Kaur.

Salah satu jalan tertimbun material longsor di Kaur karena cuaca ekstrem yakni di Jalan Lintas Barat (jalinbar) Sumatera tepatnya di Seranjangan Kecamatan Semidang Gumai pada Senin malam (29/8/2022).

Peristiwa tanah longsor di Kaur akibat cuaca ekstrem ini sempat membuat kemacetan selama kurang lebih empat jam, dan saat ini kondisi jalan lintas sudah kembali lancar setelah ditangani Pemkab Kaur.

Tak hanya banjir dan longsor, bahkan ada salah satu akses jalan warga ambles di Kecamatan Padang Guci Hulu, Kaur.

Menyebabkan hasil panen warga tidak bisa dikeluarkan lantaran tidak ada akses lain menuju kawasan sentra produksi selain jalan ambles tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS: RSUD Kaur Kebanjiran Pasien Diungsikan, Juga Terjadi Longsor di Beberapa Titik

Kepala BPBD Kabupaten Kaur, Jon Harimol mengatakan terdapat ratusan lahan perkebunan milik warga yang menggunakan akses jalan ambles.

Seperti lahan perkebunan sawit, jagung, karet dan kopi. Dengan kondisi jalan sentra produksi yang ambles terpaksa masyarakat harus menunda dulu waktu panen.

"Total keseluruhan ada 410 hektare lahan dari data yang kita terima belum bisa melakukan panen akibat jalan putus tersebut," kata Jon kepada TribunBengkulu.com, Selasa (30/8/2022).

Sementara itu, agar tidak terlalu menunda waktu panen, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur berencana membuat jalan alternatif yang bisa dilewati oleh kendaraan roda dua saja.

"Dengan adanya kejadian longsor tidak sampai ada korban jiwa serta kerugian material. Hanya saja merugikan waktu akibat perjalanan sedikit terhambat," jelasnya.

Baca juga: Banjir Rendam 2 Kecamatan di Kota Bengkulu, 1.126 KK Terdampak

Baca juga: Update Banjir di Bengkulu, BPBD: 5 Kabupaten/Kota Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved