Jagung Hasil Panen Hanyut Terbawa Banjir, Petani di Bengkulu Selatan Rugi Puluhan Juta

Jagung hasil panen petani di Bengkulu Selatan hanyut terbawa banjir luapan sungai Air Manna.

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Lokasi tempat pengeringan jagung hasil panen yang hanyut terbawa banjir luapan sungai Air Manna pada Senin malam (29/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Jagung hasil panen petani di Bengkulu Selatan hanyut terbawa banjir luapan sungai Air Manna.

Setidaknya ada 11 ton jagung hasil panen petani di Bengkulu Selatan hanyut terbawa banjir luapan sungai Air Manna, Senin malam (29/8/2022).

Akibat jagung hasil panen hanyut terbawa banjir luapan sungai Air Manna yang meluap ditaksir petani menderita kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Desa Kembang Ayun Mawanudin menerangkan, peristiwa jagung hasil panen hanyut yang menimpa warganya ini di luar prediksi.

Mengingat jagung hasil panen yang dijemur tinggal sehari lagi selesai proses tahapan pengeringan sebelumnya dijual.

"Iya musibah, korban hanya dua yaitu punya warga pribadi dan milik ketahanan pangan desa. Total keseluruhan yang hanyut ditaksir mencapai 11 ton. Tetapi tidak bisa berkata, hanya berserah namanya musibah," kata Mawanudin kepada tribunbengkulu.com, Selasa (30/8/2022).

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan Kedepan, BMKG: Akibat Aktifnya Fenomena MJO dan Gelombang Rossby

Dari 11 ton jagung hasil panen yang masih dalam tahap proses pengeringan hanya menyisahkan sekitar 100 kilogram lagi.

Bahkan, bukan hanya jagung yang telah dipanen hanyut terbawa luapan sungai Air Manna namun juga peralatan untuk mengeringkan jagung. Sehingga total kerugian ditaksir mencapai Rp 60 juta.

Selain jagung hasil panen hanyut karena banjir luapan sungai Air Manna tapi juga beberapa tanaman lainnya terancam gagal penen.

Lantaran di lokasi tersebut terdapat tanaman jagung yang baru berumur beberapa minggu, serta tanaman porang.

"Dengan adanya kejadian ini, jadi pelajaran bagi saya dan masyarakat Desa Kembang Ayun untuk ke depannya," ucap Mawanudin.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, 7 Titik di Bengkulu Selatan Terdampak Banjir, Tanah Longsor dan Pohon Tumbang

Baca juga: Update Banjir di Bengkulu, BPBD: 5 Kabupaten/Kota Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved