Banjir di Bengkulu

Warga Manfaatkan Banjir di Bengkulu untuk Tambah Penghasilan, Seberangkan Pengendara Gunakan Rakit

Banjir merendam jalan lintas Bengkulu-Kepahiang Kilometer 16 dimanfaatkan warga setempat untuk menambah penghasilan dengan menyediakan jasa rakit.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Para pengendara motor rela antre agar dapat menggunakan jasa penyeberangan rakit yang ada di lokasi banjir di Bengkulu Tengah, Selasa (30/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Banjir merendam jalan lintas Bengkulu-Kepahiang Kilometer 16 dimanfaatkan warga setempat untuk menambah penghasilan dengan menyediakan jasa penyeberangan menggunakan rakit.

Bagi pengendara motor yang terjebak banjir dan masih ingin melanjutkan perjalanannya ke arah Kepahiang-Rejang Lebong atau sebaliknya, bisa memilih alternatif menggunakan jasa penyeberangan rakit warga ini.

Rakit penyeberangan yang disediakan warga di lokasi jalan terendam banjir terbuat dari ban dalam mobil bekas dan papan kayu.

Satu kali penyeberangan, rakit yang terbuat dari ban dalam mobil dan susunan papan kayu itu bisa mengangkut dua sepeda motor.

Untuk menggunakan jasa rakit ini, pengendara harus merogoh kocek sebesar Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu untuk satu kendaraan.

"Biaya Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu itu masih sesuai, sebab genangan banjir masih sangat tinggi," ujar Ari salah satu pengendara yang menyeberang menggunakan rakit.

Selain membantu para pengendara yang ingin menyebrang, hal tersebut juga membantu mengurai kemacetan yang terjadi sejak pukul 06.00 WIB.

"Saya merasa terbantu sekali, apalagi saya dari Kepahiang mau ke Kota Bengkulu, ada urusan penting, sehingga rakit ini membantu sekali," kata Ari.

Warga gotong royong mendorong mobil milik Polres Bengkulu Tengah yang mogok usai menerobos banjir di Desa Taba Terunjam Bengkulu Tengah, Selasa (30/8/2022).
Warga gotong royong mendorong mobil milik Polres Bengkulu Tengah yang mogok usai menerobos banjir di Desa Taba Terunjam Bengkulu Tengah, Selasa (30/8/2022). (Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com)

Diberitakan TribunBengkulu.com sebelumnya, setelah Bengkulu Tengah diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi sejak Minggu (28/8/2022) hingga Selasa (30/8/2022) dini hari membuat sejumlah daerah di Bengkulu Tengah terendam banjir. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved