Demo HMI di Bengkulu

4 Mahasiswa Terluka saat Demo HMI di DPRD Provinsi Bengkulu, Kapolres Persilahkan Lapor ke Polisi

Empat orang massa aksi dilaporkan terluka saat aksi demo HMI Bengkulu di DPRD Bengkulu, Rabu (31/8/2022).

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Hendrik Budiman
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Kapolres Bengkulu, AKBP Andi Dady saat diwawancarai TribunBengkulu.com usai aksi demo HMI Bengkulu di DPRD Bengkulu, Rabu (31/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Empat orang massa aksi dilaporkan terluka saat aksi demo HMI Bengkulu di DPRD Bengkulu, Rabu (31/8/2022).

Salah satunya adalah Fauzan, yang menderita luka di bagian kepala akibat hantaman benda tumpul.

Menyikapi hal itu, Kapolres Bengkulu, AKBP Andi Dady mempersilahkan massa aksi yang terluka untuk melapor ke pihak kepolisian.

Menurutnya, massa disebutkan merangsek ke dalam, sehingga terjadi gesekan dan bentrokan dengan personel kepolisian yang melakukan pengamanan.

"Jadi, kalau ada yang ingin melapor, silahkan. Tidak ada masalah," kata AKBP Andi Dady kepada TribunBengkulu.com.

Tidak hanya massa aksi, Andi Dady mengatakan personel kepolisian juga ada yang terluka saat bentrokan terjadi.

Baca juga: Demo HMI di DPRD Provinsi Bengkulu Ricuh, Presidium MW KAHMI Sayangkan Tindakan Represif Kepolisian

Dia juga mempersilahkan jika ada anggota polisi yang ingin membuat laporan.

"Silahkan, kita akan proses," ujar dia.

Demo massa HMI tolak kenaikan harga BBM di DPRD Provinsi Bengkulu, ricuh diwarnai aksi dorong mendorong massa dengan petugas, Rabu (31/8/2022)
Demo massa HMI tolak kenaikan harga BBM di DPRD Provinsi Bengkulu, ricuh diwarnai aksi dorong mendorong massa dengan petugas, Rabu (31/8/2022) (Beta Misutra/TribunBengkulu.com)

Aksi demo sendiri berakhir sekitar pukul 16.45 WIB, tanpa kesepakatan antara massa dan DPRD Bengkulu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved