Dampak Banjir Bengkulu Tengah Pasokan Sawit Menurun, Harga TBS Sawit Naik Tertinggi Rp 1.610 per Kg

Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Bengkulu Tengah naik lagi hari ini, Rabu (31/8/2022).

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Antrean truk pengangkut TBS sawit di PT Palma Mas Sejati terpantau masih sepi, Rabu (31/8/2022). Harga TBS sawit di Bengkulu Tengah hari ini naik lagi tertinggi Rp 1.610 per kilogram. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Bengkulu Tengah naik lagi hari ini, Rabu (31/8/2022).

Harga TBS sawit tertinggi di Bengkulu Tengah saat ini Rp 1.610 per kilogram (Kg).

Kenaikan harga TBS sawit di Bengkulu Tengah ini dikarenakan menurunnya jumlah pasokan TBS sawit.

Banjir yang melanda Kabupaten Bengkulu Tengah hingga merendam 39 Desa di 9 Kecamatan membuat sejumlah petani tidak bisa panen TBS sawit pada Selasa (30/8/2022).

Hal tersebut membuat pasokan TBS sawit di sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di Kabupaten Bengkulu Tengah mengalami penurunan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Rendam Jalan Lintas Bengkulu - Kepahiang, Arus Lalu Lintas Macet Total

Baca juga: Harga Emas di Bengkulu Hari Ini Naik, Berikut Daftar Harga Antam dan UBS 0,5 Gram - 1 Kg

Diprediksi, penurunan TBS sawit ini akan terjadi hingga beberapa hari ke depan dan membuat harga TBS sawit meningkat.

"Banyak kebun warga ini yang terdampak banjir, mana tukang panen juga tidak bisa panen kemarin gegara banjir," kata Denny salah satu supplier TBS sawit di Bengkulu Tengah, Rabu (31/8/2022).

Penurunan pasokan TBS sawit ini membuat harga TBS sawit justru mengalami peningkatan.

Namun hanya satu PKS yang menaikan harga TBS sawit di Bengkulu Tengah yakni PT Agra Sawitindo.

"PT Agra naik Rp 50 perkilogram, dari harga Rp 1.560 per kilogram hari ini menjadi Rp 1.610 per kilogram," ujar Denny.

Sedangkan untuk di PT Palma Mas Sejati dan PT Citra Sawit Lestari belum mengalami perubahan harga.

"PT Palma Mas Sejati masih belum berubah, masih bertahan diharga Rp 1.545 perkilogram dan untuk PT Citra Sawit Lestari juga bertahan diharga Rp 1.520 per kilogram," ungkap Denny.

Baca juga: Antrean BBM Solar di SPBU Kepahiang Mengular, Disperkop dan UKM Sebut Ada Pengurangan Pasokan

Baca juga: Warga Terdampak Banjir di Bengkulu Mulai Terserang Gatal-gatal dan Batuk Pilek

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved