Demo HMI di Bengkulu

Demo HMI di DPRD Provinsi Bengkulu Ricuh, Presidium MW KAHMI Sayangkan Tindakan Represif Kepolisian

Bahkan koordiantor Presidium MW Kahmi Provinsi Bengkulu Iswahyudi, mengutuk keras tindakan represif aparat kepolisian itu.

Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Demo massa HMI tolak kenaikan harga BBM di DPRD Provinsi Bengkulu, ricuh diwarnai aksi dorong mendorong massa dengan petugas, Rabu (31/8/2022) 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pemukulan yang diduga dilakukan anggota polisi terhadap mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di DPRD Provinsi Bengkulu, Rabu (31/8/2022) disayangkan Koordinator Presidium MW KAHMI Bengkulu.

Pasalnya, akibat peristiwa tersebut ada mahasiswa mengalami luka dibagian kepala.

Bahkan koordiantor Presidium MW Kahmi Provinsi Bengkulu Iswahyudi, mengutuk keras tindakan represif aparat kepolisian itu.

"Saya mengutuk keras tindakan represif aparat terhadap adik-adik HMI yang menyuarakan pendapatnya di DPRD Provinsi Bengkulu," kata Iswahyudi dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, mahasiswa yang menyuarakan pendapat, secara legal dilindungi undang-undang untuk menyuarakan pendapatnya.

"Saya minta oknum aparat yang melakukan tindakan represif tersebut dapat diproses, agar tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini lagi, dalam menyikapi demonstrasi mahasiswa," tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler, S.Ip, MM mengatakan, penolakan terhadap wacana kebijakan yang dilakukan mahasiswa itu sah-sah saja.

Tentu ini sebuah perjuangan pro rakyat, dimana saat ini rakyat sedang susah.

Pada prinsipnya Iapun menilai belum tepat jika pemerintah pusat menaikan harga BBM bersubsidi saat ini.

"Terkait kericuhan hingga adanya massa aksi yang tadi sempat pingsan, terluka, hingga dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, secara pribadi saya siap menanggung biaya pengobatannya," ujar Dempo

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved