Banjir Bengkulu Hari Ini

58 Hektar Lahan Pertanian di Bengkulu Selatan Terendam Banjir, Petani Merugi Hingga Ratusan Juta

Berdasarkan data sementara, ada sekitae 58,95 hektare lahan pertanian di Bengkulu Selatan yang kerusakan hingga menyebabkan gagal panen.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Kondisi lahan jagung petani di Bengkulu Selatan, pada Kamis (1/9/2022) yang rusak akibat terendam banjir akibat sungai meluap sejak dua hari lalu 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Hujan deras yang melanda Kabupaten Bengkulu Selatan, menyebabkan sejumlah sungai meluap yang berdampak pada lahan petani.

Berdasarkan data sementara, ada sekitae 58,95 hektare lahan pertanian di Bengkulu Selatan yang kerusakan hingga menyebabkan gagal panen.

"Dari laporan yang baru terima, ada 58,95 hektar kebun jagung yang rusak dan gagal panen. Kemungkinan masih ada yang belum melaporkan," kata Kabid Tanaman Pangan dan Hultikultura, Ikat Aliman, kepada TribunBengkulu.com, Kamis (1/9/2022).

Menurutnya, sebanyak 58,95 hektar lahan pertanian yang rusak tersebar di beberapa Kecamatan di Bengkulu Selatan.

Seperti halnya, di Kecamatan Kota Manna seluas 16,25 hektar, di Kecamatan Manna ada 0,4 hektar.

Lalu di kecamatan Pino ada 5,34 hektar, Kecamatan Kedurang Ilir ada 6,25 hektar.

Baca juga: Sungai Meluap, Objek Wisata di Rejang Lebong Terendam Banjir, Belasan Pondok Rusak Terbawa Arus

Kemudian, di Kecamatan Kedurang seluas 20,65 hektar dan di Kecamatan Pasar Manna ada 10,11 Hektar.

"Akibat kerusakan tersebut, total kerugian yang dialami para petani jagung BS mencapai Rp 299, 4 juta," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bengkulu, Sukarni Dunip menyampaikan turut perihatin dengan musibah yang dialami para petani tersebut.

Baca juga: Update Banjir Bengkulu: Sudah 7 Kabupaten/Kota di Bengkulu Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

Berharap musibah yang dialami para petani tersebut akan disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BPBD Provinsi bahkan hingga ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Musibah ini kita sampaikan mulai dari BPBD hingga BNPB, agar nanti ada bantuan bagi para korban bencana tersebut," ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved