BREAKING NEWS: Cuaca Buruk, Pesawat Lion Air yang Ditumpangi Gubernur Bengkulu Gagal Mendarat

Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 630 yang dinaiki Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah gagal mendarat di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu

Penulis: Beta Misutra | Editor: M Arif Hidayat
istimewa
Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 630 yang dinaiki Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah gagal mendarat di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 630 yang dinaiki Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah gagal mendarat di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

Pesawat yang dikabarkan mengangkut Gubernur Bengkulu dan rombongan ini harusnya dijadwalkan tiba di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu sekitar pukul 17.50 WIB.

Pesawat sendiri berangkat dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta sekitar pukul 16.30 WIB.

Namun akibat cuaca buruk mengakibatkan pesawat ini tidak dapat mendarat sehingga harus berputar-putar di udara dalam beberapa waktu.

"Namun kita mesti cek flight radar untuk mengetahui berapa kali pesawat muter di atasnya," ungkap Assistant Manager of Airport Operation and Service Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Ilham Wahyudin, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp Kamis (1/9/2022).

Akibat sudah beberapa kali berputar di udara namun tetap tidak bisa mendarat, sehingga pilot memutuskan untuk kembali ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.

Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang, apalagi didalam pesawat terdapat rombongan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

"Karena cuacanya jelek, dan tidak ada kemungkinan membaik, makanya pilot putuskan untuk kembali ke Soetta (Bandara Soekarno Hatta Jakarta)," ungkap Ilham.

Diketahui pesawat Lion Air yang ditumpangi Gubernur Rohidin tersebut tiba kembali di Bandara Soekarno Hatta Jakarta sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat ini kondisinya semua penumpang masih berada di dalam pesawat. Dan penerbangan akan ditunda besok hari

"Bandara close dulu demi keselamatan," kata Ilham.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved