Sidang Suami Bunuh Istri di Kepahiang

Sidang Putusan Kasus Suami Bunuh Istri di Kepahiang Ditunda, Lantaran Hakim Belum Menyiapkan Putusan

Sidang yang dijadwalkan berlangsung di ruang sidang cakra pada pukul 10.00 WIB, di Pengadilan Negeri Kepahiang secara virtual itu ditunda.

Editor: Hendrik Budiman
Panji/TribunBengkulu.com
Eko Supardi (35), terdakwa kasus suami bunuh istri di Desa Lubuk Penyamun, Kabupaten Kepahiang saat mengikuti sidang secara virtual di Pengadilan Negeri Kepahiang. Sidang kasus suami bunuh istri di Desa Lubuk Penyamun Kabupaten Kepahiang, dengan agenda pembacaan putusan terhadap terdakwa Eko Supardi (35), pada Kamis (1/9/2022) ditunda. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Sidang kasus suami bunuh istri di Desa Lubuk Penyamun Kabupaten Kepahiang, dengan agenda pembacaan putusan terhadap terdakwa Eko Supardi (35), pada Kamis (1/9/2022) ditunda.

Sidang yang dijadwalkan berlangsung di ruang sidang cakra pada pukul 10.00 WIB, di Pengadilan Negeri Kepahiang secara virtual itu terpaksa dilanjutkan pekan depan.

"Tadi sidang ditunda dilanjutkan pada Kamis (8/9/2022) nanti, dengan agenda yang sama," ujar Kasi Pidum Kejari Kepahiang, Abdul Kahar kepada Tribunbengkulu.com, Kamis (1/9/2022).

Penundaan pembacaan putusan ini, sambungnya dilakukan lantaran, majelis hakim dalam persidangan masih menyiapkan putusan untuk terdakwa sendiri.

Diberitakan sebelumnya, Eko merupakan terkdakwa kasus pembunuhan terhadap istrinya sirihnya sendiri, di Desa Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi, pada 16 Maret 2022 lalu.

Tuntutan JPU Kejari Kepahiang

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang, Kamis (18/8/2022) membacakan tuntutan terhadap terdakwa Eko Supardi (35).

Eko sendiri merupakan terdakwa dalam kasus pembunuhan terhadap istri sirihnya Rita Sriyanti (32) beberapa waktu lalu di rumah korban di Desa Lubuk Penyamun, Kepahiang.

Baca juga: Sidang Kasus Suami Bunuh Istri di Kepahiang, Jaksa Sebut Terdakwa Lakukan Pembunuhan Berencana

"Dari hasil selama persidangan serta saksi yang kami hadirkan saat persidangan, kami berkeyakinan terdakwa melakukan pembunuhan berencana," ucap Kasi Pidum Kejari Kepahiang, Abdul Kahar saat dihubungi Tribunbengkulu.com, pada Kamis (18/8/2022).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved