Cerita Korban Banjir di Rejang Lebong yang Harus Tidur di Langit-langit Rumah dengan Balok Kayu Sisa

Hujan deras sejak Rabu (31/8/2022) hingga Jumat (2/9/2022) mengguyur di Rejang Lebong

Panji/TribunBengkulu.com
Salah satu korban banjir Mariani (62) warga Kelurahan Dusun Curup, Kelurahan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong yang bagian dapurnya ambruk terbawa arus dan terpaksa memasak bergabung di ruang tamu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Hujan deras sejak Rabu (31/8/2022) hingga Jumat (2/9/2022) mengguyur di Rejang Lebong menyebabkan rumah 17 Kepala Keluarga (KK) di RT 1 RW 1 Kelurahan Dusun Curup, Kecamatan Curup Utara terendam banjir.

Salah seorang warga yang menjadi korban banjir akibat luapan air sungai adalah Mariani (62). Banjir masuk ke rumah Mariani yang hanya seluas 4x4 meter hingga menyampai pinggang orang dewasa.

Agar tetap bisa tinggal di rumah yang sudah dihuninya sejak 2006 ini, Mariani lalu membuat tempat tidur di langit-langit rumah bermodalkan balok kayu sisa dengan ukuran kurang lebih 1x2 meter.

Meskipun posisi tempat tidur sudah cukup tinggi untuk menghindari genangan banjir bercampur lumpur, namun terkadang Mariani juga harus merasakan hempasan air hujan masuk dari atap rumahnya yang bolong.

"Karena banjir dari Rabu 31 Agustus 2022 kemarin, saya tidur di atas di Langit-langit rumah," ungkap Mariani.

Mariani sendiri sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas dan tinggal bersama 2 anaknya di rumah yang ukurannya tidak seberapa dan penuh barang ini.

Banjir tidak hanya merendam rumah Mariani, namun membuat bagian dapur rumahnya ambruk terbawa arus sungai.

Mariani pun terpaksa masak di ruang tamu karena dapur umum untuk korban bencana belum berdiri di tempat mereka.

"Sementara masak ini harus sempit-sempitan menyatu dengan tempat ruang tamu," ucap Mariani. 

Ia juga berharap Pemkab Rejang Lebong untuk membuatkan bronjong agar aliran air dari atas langsung ke sungai yang tak jauh dari kediamannya. Karena ketika hujan deras air meluap dan berkumpul di rumahnya.
 

Baca juga: Hujan Terus Mengguyur, Jumlah Wilayah Kota Bengkulu Terkena Banjir Meluas

Baca juga: Update BPBD: Sudah 8 Kabupaten/Kota Terdampak Banjir Bengkulu, 6.726 KK Terdampak, Kerugian Rp 151 M

Baca juga: 4 Malam Menginap di Tenda Terpal, Korban Banjir di Bengkulu Juga Berebut Bantuan Dermawan


 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved