Banjir Bengkulu

Pilu, Anak-Anak Korban Banjir di Kota Bengkulu Minta Sumbangan di Jalanan

Tanpa memikirkan keselamatan sendiri, beberapa anak berdiri di tengah-tengah arus banjir, sambil membawa keranjang kecil atau kotak kardus

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Hendrik Budiman
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Anak-anak korban banjir di Rawa Makmur Kota Bengkulu saat minta sumbangan ditengah arus banjir, pada Jumat (2/9/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pilu, anak-anak korban banjir di Kelurahan Rawa Makmur, Kota Bengkulu meminta sumbangan di jalanan ke pengendara yang lewat, Jumat (2/9/2022).

Tanpa memikirkan keselamatan sendiri, beberapa anak berdiri di tengah-tengah arus banjir, sambil membawa keranjang kecil atau kotak kardus.

Saat ada pengendara lewat, baik roda 2 ataupun roda 4, anak-anak ini segera menadahkan kerancang atau kotak kardus mereka.

 

Beberapa pengendara kemudian berbaik hati memberi anak-anak ini uang, mulai pecahan Rp 500, pecahan Rp 1,000, pecahan Rp 2,000, bahkan pecahan Rp 5,000.

Sesekali, uang yang diberikan pengendara jatuh ke dalam genangan banjir, namun dengan sigap mereka mengambil uang tersebut agar tak hanyut terbawa ombak mobil.

Salah satu anak korban banjir tersebut, Rafli, mengaku rumahnya ada di Jalan Merpati 2, salah satu jalan kecil dari Jalan Kalimantan, Rawa Makmur.

Pagi ini, Rafli mengaku rumahnya masih terendam banjir di bagian kamar mandi.

Baca juga: BPBD Provinsi Bengkulu: 6.700 KK Terdampak Banjir Bengkulu, Kerugian Ditaksir Rp 148 Miliar

Sementara, hari kemarin, rumahnya terendam seluruhnya.

Hasil dari sumbangan ini, Rafli mengatakan akan digunakan untuk jajan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved