Sosok Roy Camkoha TikToker Bengkulu, Kontennya soal Tempoyak & Presiden Jokowi Ditonton Jutaan Kali

Nama Roy Camkoha  kini semakin viral dengan konten komedi khas Bengkulu soal tempoyak yang menduetkan video Presiden Jokowi sedang menelepon.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
HO/TribunBengkulu.com
Kolase Roy Camkoha. Tiktoker asal Bengkulu ini semakin viral dan terkenal dengan video konten terbarunya soal tempoyak dan Presiden Jokowi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Tiktoker Bengkulu Roy Camkoha memiliki nama asli Ando Ramadika. Nama Roy Camkoha  kini semakin viral dengan konten komedi khas Bengkulu soal tempoyak yang menduetkan video Presiden Jokowi sedang menelepon 

Roy Camkoha yang merupakan warga Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu ini sudah memiliki 68,1K followers di akun tiktoknya.

Kini Roy Camkoha berfokus membuat konten konten komedi, dan juga bercirikan kearifan Bengkulu. 

"Dulu awal awal tiktok booming, yang banyak orang orang main. Jadi aku ikut-ikutan main ya. Kebetulan saat itu, aku punya video viral yang gagal tes polisi, " kata Ando, Jumat (2/9/2022). 

Namun video gagal tes polisi itu, kata Ando, hilang dihapus titok. Dikarenakan dinilai tiktok tidak sesuai dengan panduan komunitas. Padahal saat itu, video gagal tes polisi telah mencapai 5 M penonton. 

"Dulu kan belum tahu tentang paduan komunitas, akhirnya aku kena banned, hilang dari tiktok. Akhirnya aku bikin konten baru, pertama itu bikin akun komedi random, " jelas Ando. 

Berawal dari inilah, membuat Ando semakin melek dengan kekuatan Tiktok ini. Bersamaan dengan keresahannya, yang banyak orang di Pulau Jawa tidak mengenal Bengkulu.

Sehingga, memberikan semangat pada Ando untuk membuat konten komedi yang dipadukan dengan kekhasan dari daerah asalnya Bengkulu. 

"Berawal keresahan. Karena kan di Jakarta itu saat perkenalan, orang-orang nggak tau, Bengkulu di mana, Bengkulu terkenal dengan apa. Kalau di Sumatera itu mereka tahunya Palembang. Pempek palembang mereka tahu," kata alumni MH Thamrin University di Jakarta ini. 

Kemudian,  setelah balik ke Bengkulu, setelah selesai sidang skripsi. Ando melihat ada orang yang buat konten tentang bahasa Palembang. Saat itu ia berpikir untuk membuat yang versi bahasa Bengkulu. 

"Biar orang tahu sedikit banyaknya tentang Bengkulu. Apalagi tiktok ini platform yang terbuka. Jadi semua orang bisa lihat, dan like gitu. Pada akhirnya ramai kemarin," imbuhnya 

Setelah ramai, Ando lanjutkan lagi tentang budaya-budaya Bengkulu. Dan terakhir kemarin, tentang tempoyak, yang videonya diduetkan dengan video Presiden Jokowi sedang menelepon, dan sudah ditonton oleh 2,1 M orang. 

Ia menceritakan saat ini konten yang ia buat penontonnya sudah lumayan banyak. Tentang konten Bengkulu rata rata sudah ada mencapai  800 ribuan penonton. Dan ada juga yang beberapa video lainnya, juga mencapai  2 juta yang nonton. 

"Kalau konten komedi lainnya itu sampai 5 atau 4 m an yang nonton. Bahkan di akun yang dulu paling banyak ditonton itu, di akun yang gagal jadi polisi. Itu ada 5,5 M yang nonton kalau sekarang yang paling banyak itu yang barusan (konten tempoyak dan Presiden Jokowi, red)," ungkap Ando. 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved