Banjir di Bengkulu

Dampak Banjir Berkepanjangan, Pasokan Sawit di Bengkulu Tengah Merosot

Banjir yang menggenangi sejumlah daerah di Kabupaten Bengkulu Tengah dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah petani kelapa sawit belum bisa mela

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Dampak banjir Bengkulu yang belum surut membuat pasokan TBS sawit di PT Palma Mas Sejati terpantau masih rendah, Sabtu (3/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Banjir yang menggenangi sejumlah daerah di Kabupaten Bengkulu Tengah dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah petani kelapa sawit belum bisa melakukan pemanenan, Sabtu (3/9/2022).

Pasalnya, banyak perkebunan kelapa sawit yang turut terendam banjir, sehingga petani belum bisa melakukan panen.

Bahkan, jika perkebunan kelapa sawit tersebut tidak terendam banjir, namun akses menuju ke perkebunan sulit dilalui.

Baca juga: Komunitas Motor Bersama Polres Bengkulu Beri Bantuan ke Korban Banjir di Kota Bengkulu

Baca juga: Aplikasi Kamera Tembus Pandang yang Dilarang untuk Android, Melihat Tubuh Orang Jadi Transparan

Baca juga: Penanganan Banjir di Rejang Lebong, Bupati Akui Pemda Belum Ada Anggaran

Meski menggunakan mobil double gardan para petani kerap kesulitan melalui jalur yang berlumpur dan licin.

Dari pantauan TribunBengkulu.com, di PT Palma Mas Sejati hingga siang (3/9/2022) ini hanya ada 14 mobil yang masuk dan melakukan pembongkaran.

"Hari ini sepi sekali, biasanya 40 mobil sudah masuk tetapi ini baru 14 mobil," ujar Denny kepada TribunBengkulu.com, Rabu (3/9/2022).

Namun, meski pasokan tandan buah segar (TBS) sawit mengalami penurunan, harga TBS sawit belum mengalami perubahan.

"Biasanya kalau kondisi buah sepi seperti ini, harga TBS sawit akan mengalami peningkatan, tetapi ini sudah beberapa hari belum berubah," kata Denny.

Diketahui harga TBS sawit di PT Palma Mas Sejati masih bertahan diharga Rp 1.545 perkilogram.

"Kalau PT Agra Sawitindo juga masih bertahan di Rp 1.610 perkilogram, PT Citra Sawit Lestari masih paling rendah diharga Rp 1.520 perkilogram," ungkap Denny.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved