Lanal Bengkulu Gelar Lomba Dayung di Kampung Bahari Nasional Dalam Rangka HUT TNI AL ke-77

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu menggelar lomba dayung perahu karet di kawasan wisata Kampung Bahari Nusantara (KBN) Tapak Paderi, Kota B

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
HO Lanal Bengkulu
Lomba dayung dan launching KBN Lanal Bengkulu dalam dangka HUT TNI AL ke-77 di Kampung Bahari Nasional 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu menggelar lomba dayung perahu karet di kawasan wisata Kampung Bahari Nusantara (KBN) Tapak Paderi, Kota Bengkulu, Sabtu (3/9/2022).


Lomba ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT TNI AL ke-77.


Danlanal Bengkulu, Letkol Laut (P) Nyoman Gede Pradnyana A.S mengatakan lomba dayung ini digelar pihak Lanal untuk mengenalkan dan memasyarakatkan olahraga perairan atau maritim di Bengkulu. Dengan demikian, olahraga maritim bisa menjadi olahraga yang digemari dan diminati generasi muda Bengkulu.


Lomba dayung ini juga bisa menjaring bibit atlet olahraga maritim dari Bengkulu, sekaligus menanamkan kepedulian masyarakat terhadap tempat wisata.
 
"Dan kita juga dapat memanfaatkan Kawasan Wisata Tapak Paderi sebagai sarana wisata olahraga," kata Nyoman kepada TribunBengkulu.com.


Peserta lomba kali ini datang dari berbagai satuan dan instansi maritim di Kota Bengkulu. Pemenang lomba nantinya akan mendapatkan trophy dan uang pembinaan.


Selain lomba dayung ini, Lanal Bengkulu juga akan menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangkain HUT TNI AL ke-77 pada 10 September 2022 mendatang.


Kegiatan itu diantaranya Bakti Kesehatan, Program bersih pantai dan Ketahanan Pangan, serta Lomba perairan lainnya seperti trilomba untuk satuan dan instansi maritim.


Selain kegiatan lomba dayung ini, Lanal Bengkulu juga melaunching Kampung Bahari Nusantara (KBN) di Kawasan wisata Pantai Tapak Paderi, kelurahan Kebun Keling, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. 


KBN ini adalah aalah satu program TNI AL yang bertujuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir dan pemberdayaan wilayah pertahanan laut. KBN juga mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah di Bengkulu.


Dalam program KBN ini, terdapat 5 jenis klaster, yaitu edukasi lewat rumah pintar, ekonomi dengan cara meningkatkan UMKM dengan produk unggulan berupa keripik dan teh mangrove, pariwisata dengan memperkenalkan lokasi wisata Tapak Paderi yang bersebelahan dengan Cagar Budaya yaitu Benteng Marlborough, kesehatan dengan sosialiasasi kepada masyarakat pesisir mengenai hidup sehat, dan pertahanan wilayah dengan pembinaan masyarakat nelayan sebagai garda terdepan dalam pertahanan laut.


"Jadi, program KBN ini identik dengan program Tentara Manunggal dengan Rakyat, ada kegiatan fisik dan non fisik," ungkap Nyoman.


Nyoman juga mengharapkan program KBN ini bisa menjadi momentum untuk mempromosikan wisata pesisir yang ada di Kota Bengkulu, yang pada akhirnya akan mendatangkan wisatawan baik lokal maupun asing, dan dapat mengangkat perekonomi masyarakat setempat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved