Banjir di Bengkulu

Petani di Bengkulu Gagal Panen Dihantam Banjir Bengkulu, Dalam 1 Bulan 3 Kali Tanaman Padi Rusak

Berdasarkan data sementara BPBD Kota Bengkulu ada sekitar 50 Ha sawah gagal panen karena terendam banjir Bengkulu beberapa waktu lalu.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Kawasan persawahan di Kelurahan Suka Merindu, Kota Bengkulu terendam banjir. Puluhan hektare tanaman padi rusak akibat banjir Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Berdasarkan data sementara BPBD Kota Bengkulu ada sekitar 50 Ha sawah gagal panen karena terdampak banjir Bengkulu beberapa waktu lalu.

Tanaman padi rusak akibat banjir Bengkulu salah satunya milik Murti, warga Sukamerindu, Kota Bengkulu yang seluruh padinya rusak akibat banjir ini.

"Inikan sudah tiga kali kena banjir, orang saja kena banjir sesak napas kan apalagi padi. Kami cuma pasrah itu lah, banjir ini kan kehendak Tuhan. Jadi banyak-banyak berdoa," kata Murti.

Untuk taksiran kerugian, ia tidak dapat menghitung secara pasti. Pasalnya, dalam sebulan ini, banjir sudah tiga kali merusak tanaman padi miliknya.

Di mana dalam satu kali tanam, ia harus merogoh modal jutaan rupiah.

"Kalau yang sawahku itu 25 patok. Kemarin tu bagus, kini tidak bagus lagi. Hancur kena banjir, harus bibit lagi. Inikan baru nian tanamnya. Bulan ini la tiga kali banjir, baru ini yang banjir agak besar, " jelas Murti.

Hingga saat ini, ia belum dapat melakukan aktivitas pertanian, dan hanya bisa menunggu banjir segera surut.

Ia pun berharap kepada pemerintah daerah, dapat mencari solusi atas kejadian banjir berulang ini.

Seperti untuk melalukan normalisasi daerah aliran sungai. Mengingat, saat terjadi hujan lebat dengan durasi yang lama, menyebabkan area persawahan selalu terendam banjir. m

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved