ART di Kota Bengkulu Dianiaya

Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap, Oknum Polisi Aniaya ART di Bengkulu dan Istri Ditahan Jaksa

Kejari Bengkulu pada Senin (5/9/2022) menerima pelimpahan berkas dan tersangka BA, oknum polisi aniaya ART dari penyidik Polres Bengkulu.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
HO Kejari Bengkulu
Pelimpahan berkas BA oknum polisi aniaya ART dan istrinya LER, dari penyidik Polres Bengkulu ke Kejari Bengkulu, Senin (5/9/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu pada Senin (5/9/2022) menerima pelimpahan berkas dan tersangka BA, oknum polisi aniaya ART dari penyidik Polres Bengkulu.

Selain BA oknum polisi aniaya ART, sang istri LER yang juga ditetapkan tersangka ikut dilimpahkan secara bersamaan ke Kejari Bengkulu.

"Hari ini telah dilakukan serah terima tersangka dan barang bukti perkara tindak pidana KDRT atas nama tersangka BA (oknum polisi aniaya ART) dan LER dari penyidik kepada penuntut umum," kata Kasi Intel Kejari Bengkulu, Riky Musriza kepada TribunBengkulu.com.

Kepada kedua tersangka dikenakan Pasal 44 ayat 2 sub Pasal 44 ayat UU Nomor 23 Tahun 2004 Tentang penghapusan KDRT jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. 

Kejari juga menahan kedua tersangka selama 20 hari ke depan, dan dititipkan Rutan Polresta Bengkulu.

"Termasuk sang istri, LER, juga ditahan," ujar Riky.

Diberitakan TribunBengkulu.com sebelumnya, seorang Asisten Rumah Tangga (ART) di Kota Bengkulu, YA (22 tahun) diduga dianiaya oleh majikannya yang merupakan seorang oknum polisi dan istrinya yang berstatus ASN sejak 6 bulan terakhir.

Selama 6 bulan bekerja di rumah majikannya yang diduga oknum polisi tersebut, selain dianiaya YA bahkan tidak diberikan gaji.

Diketahui, YA bekerja di rumah milik oknum polisi dengan inisial BA yang beralamat di Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved