Ketua DPRD Kepahiang Sebut Pembangunan Ring Road di Desa Kelobak Cacat Adminstrasi

Hal itu diungkapkannya saat melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) bersama komisi III DPRD Kepahiang, Senin (5/9/2022).

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang Windra Purnawan, saat memeriksa dokumen kontrak yang ditunjukkan oleh Kadis PUPR Kabupaten Kepahiang, saat sidak pembangunan Ring Road yang dinilai cacat administrasi, pada Senin (5/9/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang Windra Purnawan sebut pembangunan ring road di sebelah Masjid Agung Baitul Hikmah, tepatnya di Desa Kelobak, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang cacat administrasi.

Hal itu diungkapkannya saat melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) bersama komisi III DPRD Kepahiang, Senin (5/9/2022).

Menurut Windra, pembangunan ring road yang berada di sebelah Masjid Agung Baitul Hikmah, menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 5 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang jalan 400 meter.

Padahal, dana DAK tersebut diperuntukkan pembangunan jalan di salah satu Desa yang ada di Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang.

Baca juga: Penandatanganan Nota Kesepakatan APBD-P 2022 di DPRD Kota Bengkulu, Pemkot Masih Fokus 6 Bidang Ini

Bahkan, pihaknya langsung menanyakan ke Kadis PUPR Kepahiang yang berada di lokasi kenapa hal itu bisa terjadi.

"Kenapa dijudul dokumen kontrak tidak ada pembangunan jalan ring road di dekat masjid agung. Apa dasar PUPR membangun jalan ring road, dengan dana DAK yang seharusnya digunakan untuk membangun jalan di desa Kecamatan Merigi," kata Windra semabri menanyakan perihal itu ke Kadis PUPR, pada Senin (5/9/2022).

Windra mengungkapkan, berdasarkan keterangan Kadis PUPR tadi, saat membangun jalan di Desa Lubuk penyamun itu, ada sisa pekerjaan karena mau melanjutkannya ada Desa Watas Marga yang masuk ke Kabupaten Rejang Lebong.

Jadi, pihak PUPR mengaku mengalihkan sisa pekerjaan itu ke jalan ring road di Desa Kelobak, Kecamatan Kepahiang.

Baca juga: Ruas Jalan Raden Fatah 1 Kota Bengkulu Putus Total Akibat Longsor, Akses Warga Terganggu

"Seharusnya pembangunan jalan itu sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Selama saya jadi Ketua DPRD, melalui aspirasi masyarakat tidak masyarakat mintak dibangunkan jalan di sini, semuanya," ujar Windra.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved